Diduga Tipu Warga, Anggota TNI Gadungan di Brebes Ditangkap Intel Kodim Cahaya Cinta, April 15, 2026 Intel Kodim Brebes Tangkap Pria yang Mengaku Perwira TNI dan Tipu Warga Tim Intel Kodim 0713 Brebes Mengamankan Pelaku di Rumah Makan Ketanggungan Tim Intelijen Kodim 0713/Brebes menangkap seorang pria yang diduga menipu warga dengan mengaku sebagai anggota TNI berpangkat Letnan Kolonel. Petugas mengamankan pelaku bernama Didik Galuh Riyadi (43), warga Purworejo, di sebuah rumah makan wilayah Kecamatan Ketanggungan, Brebes, pada Sabtu (4/4/2026). Setelah menerima laporan dari korban, tim segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas berhasil menemukan dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Makodim Brebes untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku Mengaku Bertugas di Kopassus untuk Meyakinkan Korban Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengaku sebagai perwira TNI yang bertugas di satuan elite Kopassus dan berperan sebagai guru militer. Ia memanfaatkan identitas palsu tersebut untuk meyakinkan korban agar percaya pada tawaran yang diberikan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim intelijen, seluruh klaim tersebut terbukti tidak benar. Identitas dan jabatan yang digunakan pelaku dipastikan palsu. Petugas Menemukan Atribut TNI Palsu sebagai Barang Bukti Saat melakukan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang digunakan pelaku untuk mendukung aksinya. Di antaranya berupa foto pelaku mengenakan seragam lengkap TNI serta kartu lisensi pemegang senjata yang diduga palsu. Selain itu, ditemukan pula kartu identitas yang mencantumkan jabatan sebagai Komandan Tim di Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Seluruh atribut tersebut digunakan untuk memperkuat kepercayaan korban. Korban Melaporkan Kerugian Puluhan Juta Rupiah Kasus ini terungkap setelah salah satu korban melapor kepada pihak Kodim 0713/Brebes. Korban mengaku pelaku menawarkan bantuan untuk masuk menjadi anggota Kopassus dengan syarat membayar sejumlah uang. Pelaku meminta biaya hingga Rp 66 juta, namun korban baru menyerahkan sekitar Rp 40 juta. Hingga batas waktu yang dijanjikan, pelaku tidak memberikan kejelasan, sehingga korban memutuskan melapor. Kodim Brebes Serahkan Pelaku ke Polisi dan Imbau Masyarakat Waspada Setelah menjalani pemeriksaan awal, pihak Kodim 0713/Brebes menyerahkan pelaku kepada kepolisian untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. Petugas menduga pelaku telah menjalankan aksinya di sejumlah wilayah, termasuk perbatasan Brebes dan Cirebon, dengan korban lebih dari satu orang. Pihak Kodim juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan menjadi anggota TNI dengan imbalan uang. Selain merugikan korban, tindakan tersebut juga mencoreng nama baik institusi. Business TNI gadungan Brebes tipu warga