Awal Pertemuan dan Modus Ritual Pengobatan Alternatif Cahaya Cinta, September 9, 2026 Seorang warga Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, menjadi korban penipuan berkedok pengobatan alternatif oleh dukun palsu berinisial RS (60). Peristiwa bermula pada 30 Mei 2026 di Trowulan, Mojokerto, saat pelaku menawarkan bantuan spiritual untuk menyembuhkan penyakit perut istri korban. Setelah pertemuan lanjutan di Kediri pada 11 Juni 2026, pelaku memikat korban untuk melakukan ritual “pemagaran” gaib yang diklaim harus dilaksanakan di Makam Kyai Sala, Solo, Jawa Tengah. Kerugian Uang Tunai dan Transfer Bertahap Mencapai Rp74,65 Juta Saat mendampingi pelaku ke Solo pada 12 Juni 2026, korban diminta menyerahkan uang tunai Rp19 juta untuk biaya perlengkapan ritual. Pembodohan berlanjut secara bertahap melalui transfer bank antara 14 hingga 20 Juni 2026 dengan akumulasi mencapai puluhan juta rupiah. Total kerugian materiil yang dialami korban membengkak hingga Rp74,65 juta sebelum pelaku akhirnya memutuskan komunikasi dan melarikan diri pada 25 Juni 2026. Proses Hukum dan Penanganan oleh Kepolisian Pelaku yang sempat memblokir nomor WhatsApp korban akhirnya berhasil diamankan oleh jajaran kepolisian. Kapolsek Ngadiluwih AKP Budi Winariyanto mengonfirmasi bahwa terduga pelaku asal Bojonegoro tersebut kini telah ditahan di Polsek Ngadiluwih. Kasus penipuan dan penggelapan ini tengah masuk dalam proses pemeriksaan intensif serta penyidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. Business Penipuan dukun palsu di Kediri