Penipu Vendor Dekorasi Tangsel Terdeteksi Berada di Bali Cahaya Cinta, May 8, 2026 Penipu Vendor Dekorasi di Tangerang Selatan Terdeteksi Berada di Bali Usai Membawa Kabur Barang Sewa TANGERANG SELATAN – Kasus penipuan yang menimpa pemilik vendor dekorasi di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, terus berkembang. Pelaku yang diduga membawa kabur puluhan kursi dan blower milik vendor kini terdeteksi berada di kawasan Denpasar, Bali. Pemilik vendor dekorasi sekaligus make up artist, Siti Fatimah (40), mengungkapkan nomor telepon pelaku masih aktif dan sempat berdering saat dihubungi pada Kamis (30/4/2026) malam. Setelah melakukan pelacakan, tim korban menemukan lokasi nomor tersebut berada di area pasar di Denpasar. Fatimah menyampaikan bahwa pihaknya terus berusaha menghubungi pelaku sejak barang dinyatakan hilang. Namun, setelah beberapa kali panggilan masuk, nomor tersebut akhirnya tidak lagi bisa dihubungi. Korban Melacak Nomor Pelaku Hingga Mengarah ke Denpasar Saat ditemui di Polsek Ciputat Timur pada Sabtu (2/5/2026), Fatimah menjelaskan bahwa panggilan terakhir ke nomor pelaku masih tersambung sekitar pukul 20.30 WIB. Karena situasi itu dianggap mencurigakan, pihak keluarga kemudian melakukan pengecekan terhadap keberadaan nomor tersebut. Hasil pelacakan mengarah ke salah satu kawasan pasar di Denpasar, Bali. Temuan itu semakin memperkuat dugaan bahwa pelaku telah berpindah lokasi setelah menjalankan aksinya di Tangerang Selatan. Meski demikian, Fatimah menduga orang yang berkomunikasi lewat telepon bukan orang yang sama dengan pihak yang menerima barang di lokasi pengantaran. Dugaan itu muncul karena terdapat perbedaan karakter komunikasi dan pola koordinasi selama transaksi berlangsung. Pelaku Mengaku Mahasiswa dan Memesan Ratusan Kursi untuk Acara MBG Kasus ini bermula ketika pelaku menghubungi Fatimah melalui WhatsApp pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Korban baru membalas pesan tersebut beberapa jam kemudian sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam percakapan itu, pelaku memperkenalkan diri sebagai Andi dan mengaku sebagai mahasiswa Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Pelaku kemudian memesan 170 kursi futura dan tiga blower untuk kegiatan penyuluhan program Makan Bergizi Gratis di kawasan Jalan Semanggi II, Ciputat Timur. Karena lokasi pengiriman masih berada di sekitar lingkungan kampus dan pelaku mengaku sebagai mahasiswa, korban tidak menaruh kecurigaan. Fatimah akhirnya bersama suami dan pekerjanya mengirim seluruh barang ke lokasi yang telah disepakati. Korban Menunggu Serah Terima tetapi Pelaku Tidak Pernah Muncul Sekitar pukul 11.20 WIB, korban tiba di lokasi pengantaran dan mulai menurunkan barang. Namun, setelah seluruh barang selesai diturunkan, pelaku tidak kunjung datang untuk melakukan serah terima. Fatimah sempat meminta pengecekan fisik dan penghitungan barang secara langsung. Akan tetapi, pelaku menolak permintaan tersebut dan hanya meminta korban mengirimkan rekaman video sebagai bukti pengiriman. Setelah komunikasi terputus, korban menyadari bahwa kursi dan blower yang dikirim diduga telah dibawa kabur. Total kerugian yang dialami vendor dekorasi tersebut mencapai sekitar Rp65 juta. Business Penipu vendor dekorasi Tangsel di Bali