Daftar Lowongan Kerja Pertamina yang Ternyata Hoaks, Kenali Faktanya Cahaya Cinta, May 1, 2026 Cek Fakta Ungkap Modus Hoaks Lowongan Kerja Pertamina yang Menjerat Pencari Kerja Tim Cek Fakta Menelusuri Maraknya Penipuan Rekrutmen Mengatasnamakan Pertamina Liputan6.com, Jakarta – Tim Cek Fakta Liputan6.com mengungkap maraknya penipuan lowongan kerja yang mencatut nama PT Pertamina (Persero) dan beredar luas di berbagai platform digital. Para pelaku memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap peluang kerja di perusahaan energi nasional tersebut untuk menarik korban. Fenomena ini terus berkembang dengan beragam modus yang semakin meyakinkan. Akibatnya, tidak sedikit pencari kerja mengalami kerugian finansial hingga kebocoran data pribadi. Oleh karena itu, masyarakat perlu memahami pola penipuan ini agar tidak mudah terjebak. Pelaku Menyebarkan Link Pendaftaran Palsu Melalui Media Sosial Tim Cek Fakta menemukan salah satu modus berupa penyebaran tautan pendaftaran lowongan kerja melalui media sosial, seperti Facebook. Dalam unggahan yang beredar sejak 5 April 2026, pelaku mengklaim membuka lowongan kerja BUMN di Pertamina dan mengarahkan pengguna untuk mengakses link tertentu. Ketika tautan tersebut dibuka, korban diarahkan ke situs yang meminta data pribadi seperti nama lengkap, alamat, jenis kelamin, dan nomor telepon. Praktik ini berpotensi digunakan untuk pencurian identitas maupun penipuan lanjutan. Selain itu, modus serupa juga muncul dalam klaim rekrutmen Pertamina Patra Niaga. Unggahan yang beredar sejak Agustus 2025 menawarkan lowongan bagi berbagai jenjang pendidikan dan meminta korban mengisi formulir digital berisi data pribadi melalui link yang tidak resmi. Penipu Mengirim Surat Panggilan Kerja Palsu dan Meminta Biaya Tidak hanya melalui tautan, pelaku juga menggunakan dokumen palsu berupa surat panggilan seleksi kerja. Surat tersebut dilengkapi logo Pertamina dan Kementerian BUMN untuk meningkatkan kredibilitas. Dalam isi surat, pelaku mencantumkan jadwal seleksi serta daftar peserta. Namun, korban diminta menanggung biaya akomodasi terlebih dahulu dengan janji penggantian di kemudian hari. Modus ini jelas bertujuan menguras uang korban sebelum proses seleksi yang sebenarnya tidak pernah ada. Pelaku bahkan mengarahkan korban untuk menghubungi pihak tertentu melalui WhatsApp guna mengatur perjalanan dan akomodasi, sehingga semakin memperkuat skenario penipuan. Masyarakat Perlu Memverifikasi Informasi dan Waspada Penipuan Tim Cek Fakta menegaskan bahwa Pertamina tidak pernah memungut biaya dalam proses rekrutmen. Seluruh informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal resmi perusahaan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi setiap informasi lowongan kerja dan tidak mudah percaya pada tautan atau pesan yang mencurigakan. Kewaspadaan menjadi kunci utama untuk mencegah kerugian akibat penipuan digital yang semakin canggih. Business hoaks lowongan kerja Pertamina