Tujuh Mahasiswi Menjadi Korban Penipuan Tiket Bus Fiktif Senilai Rp5,8 Juta Cahaya Cinta, September 9, 2026 Sebanyak tujuh mahasiswi asal Bukittinggi tertipu pemesanan tiket bus daring sebesar Rp5,8 juta saat tertahan di Bandara Soekarno-Hatta. Para korban terpaksa beralih menggunakan transportasi darat menuju Padang akibat pembatalan penerbangan imbas erupsi Gunung Anak Krakatau. Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta Kompol Muhammad Esha mengonfirmasi para mahasiswi memesan tiket melalui penawaran di TikTok dan transaksi dilanjutkan via WhatsApp sebelum akhirnya nomor mereka diblokir oleh pelaku. Polresta Bandara Soekarno-Hatta Menampung Korban dan Membelikan Tiket Resmi Petugas Polresta Bandara Soekarno-Hatta langsung bergerak membantu para korban yang terlantar hingga larut malam di area bandara. Polisi menyediakan Ruang Pelayanan Khusus sebagai tempat menginap sementara bagi ketujuh mahasiswi tersebut. Selain memberikan tempat bernaung, kepolisian berinisiatif membelikan tiket bus resmi menuju Bukittinggi agar mereka bisa kembali melanjutkan aktivitas perkuliahan. Polisi Mengantar Korban ke Terminal Kalideres dan Menyelidiki Pelaku Penipuan Anggota Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengantar langsung ketujuh mahasiswi menuju Terminal Bus Kalideres, Jakarta Barat, untuk diberangkatkan menggunakan armada bus resmi. Sementara itu, Satreskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta mengusut tuntas kasus penipuan tiket daring ini. Kepolisian terus melakukan penyelidikan mendalam guna melacak identitas dan memburu keberadaan pelaku penipuan. Business Penipuan tiket bus mahasiswi