Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Penikahan Sesama Jenis, Identitas Palsu Sudah Dikantongi Cahaya Cinta, April 15, 2026 Polisi Selidiki Dugaan Penipuan Pernikahan di Malang dan Kantongi Identitas Palsu Terlapor Polresta Malang Kota Menerima Laporan Korban dan Mulai Penyelidikan Polresta Malang Kota menerima laporan dugaan penipuan pernikahan yang disertai pemalsuan identitas pada Rabu, 8 April 2026. Aparat langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan melalui Satuan Reserse Kriminal. Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, menyatakan bahwa laporan korban telah tercatat secara resmi dan saat ini masih dalam tahap pendalaman. Polisi terus mengumpulkan keterangan serta bukti untuk mengungkap dugaan tindak pidana yang terjadi. Korban Mengungkap Hubungan Berawal dari Pertemuan di Kafe Kota Batu Korban bernama Intan Anggraeni (28) mengaku mengenal terlapor berinisial R pada Februari 2026 di sebuah kafe di Kota Batu. Setelah pertemuan tersebut, keduanya menjalin hubungan selama kurang lebih dua bulan. Seiring waktu, hubungan mereka berkembang hingga berujung pada pernikahan. Namun, di tengah perjalanan, korban mulai menemukan kejanggalan yang mengarah pada identitas asli terlapor. Korban Menemukan Fakta Identitas Terlapor Tidak Sesuai Korban kemudian mengungkap bahwa sosok yang selama ini dikenalnya sebagai laki-laki diduga merupakan seorang perempuan. Temuan ini memicu kecurigaan hingga akhirnya korban melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian. Selain memberikan keterangan, korban juga menyerahkan sejumlah dokumen sebagai barang bukti awal. Dokumen tersebut berupa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga yang diduga tidak sesuai dengan identitas sebenarnya. Polisi Mendalami Dugaan Pemalsuan Dokumen Kependudukan Polisi saat ini terus mendalami dugaan pemalsuan identitas yang digunakan dalam pernikahan tersebut. Penyidik melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diserahkan korban serta mengumpulkan bukti tambahan untuk memperkuat proses hukum. Kasus ini sebelumnya mencuat setelah korban mengaku mengetahui fakta mengejutkan terkait identitas pasangannya usai pernikahan berlangsung di Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Dengan perkembangan tersebut, kepolisian menegaskan akan mengusut tuntas dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen demi memberikan kepastian hukum bagi korban. Business penipuan pernikahan Malang