4 Wisatawan Nyaris Jadi Korban Penipuan Agen Travel Nakal di Labuan Bajo Cahaya Cinta, May 8, 2026 Polisi Amankan Penanganan Dugaan Penipuan Agen Travel yang Hampir Rugikan Wisatawan di Labuan Bajo Polisi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, bergerak cepat menangani dugaan penipuan yang menimpa empat wisatawan domestik asal Bali. Peristiwa ini terjadi pada Minggu, 3 April 2026, saat para wisatawan hampir gagal melanjutkan perjalanan wisata ke Taman Nasional Komodo akibat masalah pembayaran dengan agen perjalanan. Keempat wisatawan tersebut terdiri dari I Komang Raynal Dewangga Alfreda, Desak Putu Widya Sari Dewi, Ni Komang Yustika Putri, dan Sang Nyoman Indra Bagus Kusuma. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setelah mengalami kendala di Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Polisi Mengungkap Gangguan Pembayaran yang Menghambat Keberangkatan Wisatawan Kasat Pam Obvit Polres Manggarai Barat, Iptu I Komang Agus Budiawan, menjelaskan bahwa keempat wisatawan itu seharusnya berangkat menggunakan kapal wisata Arham Jaya 02. Mereka dijadwalkan naik kapal pada Minggu pagi untuk menikmati perjalanan wisata di kawasan Taman Nasional Komodo. Namun, proses keberangkatan terganggu karena pihak agen perjalanan tidak segera melunasi biaya perjalanan kepada pihak kapal. Kondisi ini kemudian memicu ketegangan antara wisatawan dan pihak pengelola kapal di pelabuhan. Setelah dilakukan pengecekan, pihak kapal memastikan bahwa agen perjalanan belum menyelesaikan kewajiban pembayaran. Sementara itu, komunikasi dengan agen wisata juga tidak berjalan lancar karena pihak terkait sulit dihubungi. Polisi dan Syahbandar Menangani Permasalahan Hingga Agen Melunasi Kewajiban Polisi bersama Syahbandar Labuan Bajo segera turun tangan untuk meredakan situasi di pelabuhan. Upaya koordinasi dilakukan agar tidak terjadi gangguan terhadap aktivitas wisata dan pelayanan kapal. Petugas kemudian melacak keberadaan pihak agen perjalanan hingga akhirnya menemukan mereka. Setelah dilakukan pendekatan, agen tersebut akhirnya melunasi kewajiban pembayaran kepada pihak kapal wisata. Setelah masalah pembayaran terselesaikan, keempat wisatawan akhirnya dapat melanjutkan perjalanan mereka sesuai rencana awal. Situasi di Pelabuhan Marina Labuan Bajo kembali normal dan aktivitas wisata berjalan lancar. Polisi Memperketat Pengawasan untuk Menjaga Keamanan Wisatawan Polres Manggarai Barat menegaskan bahwa mereka akan terus memantau aktivitas agen perjalanan di kawasan wisata Labuan Bajo. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan serta kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke destinasi unggulan tersebut. Polisi juga mengimbau pelaku usaha wisata agar menjaga profesionalisme dalam menjalankan layanan. Selain itu, aparat meminta wisatawan untuk segera melapor jika menemukan indikasi penipuan atau ketidaksesuaian layanan di lapangan. Dengan pengawasan yang lebih ketat, aparat berharap kejadian serupa tidak kembali mengganggu citra pariwisata Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi super prioritas di Indonesia. Business penipuan agen travel Labuan Bajo