Influencer China Ditangkap Polisi Usai Jual Lilin yang Diklaim Datangkan Keberuntungan dan Jodoh Cahaya Cinta, March 12, 2026 Polisi China Menangkap Influencer yang Menjual Lilin “Keberuntungan” Seharga Jutaan Rupiah Beijing – Aparat di Tiongkok menangkap seorang influencer setelah ia diduga meraup lebih dari 50 juta yuan atau sekitar Rp110 miliar dari penjualan produk spiritual secara daring. Produk yang ia pasarkan berupa “lilin harapan” serta kursus ramalan online yang diklaim mampu membawa keberuntungan, memperbaiki karier, hingga memulihkan hubungan asmara. Influencer bernama Li Zhuofan sebelumnya dikenal publik setelah tampil dalam program realitas Rusia The Battle of Psychics. Dalam acara tersebut, ia memperagakan kemampuan supranatural dan mengklaim dapat mendeteksi keberadaan seseorang di bagasi mobil serta merasakan jejak kematian pada kendaraan tertentu. Popularitas dari acara televisi itu kemudian membantunya membangun basis pengikut besar di media sosial. Sepulang ke Tiongkok, Li berhasil mengumpulkan lebih dari 600 ribu pengikut yang kemudian menjadi pasar utama bagi produk spiritual yang ia jual. Li Zhuofan Memasarkan Lilin Spiritual dan Kursus Ramalan Secara Daring Setelah memperoleh popularitas di media sosial, Li Zhuofan mulai memonetisasi pengaruhnya dengan menjual lilin buatan tangan. Lilin tersebut dihias menggunakan kristal dan bunga kering serta dicampur dengan minyak esensial. Li memasarkan produk tersebut sebagai “lilin harapan” yang diyakini mampu meningkatkan keberuntungan seseorang. Ia juga mengklaim produk tersebut dapat membantu karier, mendatangkan kekayaan, hingga memperbaiki hubungan asmara. Harga yang ditawarkan pun tidak murah. Satu lilin dijual mulai dari 2.888 yuan atau sekitar Rp6,3 juta. Sementara itu, versi premium yang ia promosikan dengan klaim “keberuntungan tiga kali lipat” dijual hingga 7.888 yuan atau setara sekitar Rp17,3 juta. Selain menjual lilin spiritual, Li juga menawarkan kursus peramalan secara daring dengan biaya tinggi. Dalam salah satu kasus, seorang pelanggan mengaku membayar 5.888 yuan atau sekitar Rp12,9 juta dengan harapan usahanya dapat memperoleh lebih banyak pelanggan. Polisi Menangkap Li Zhuofan Setelah Korban Melapor Namun, pelanggan tersebut akhirnya melaporkan Li kepada pihak berwenang karena tidak merasakan manfaat apa pun dari layanan yang ia tawarkan. Laporan itu kemudian memicu penyelidikan aparat. Media lokal Hongxing News melaporkan bahwa polisi akhirnya menangkap Li Zhuofan atas dugaan penipuan. Nilai transaksi yang berhasil dihimpun dari penjualan produk dan kursus tersebut dinilai sangat besar. Berdasarkan hukum di Tiongkok, pelaku penipuan dengan nilai transaksi signifikan dapat menghadapi hukuman berat. Kasus semacam ini bahkan dapat berujung pada hukuman penjara lebih dari 10 tahun, disertai denda serta penyitaan aset. Kasus ini kembali memicu diskusi publik mengenai maraknya bisnis produk spiritual yang berkembang di kalangan generasi muda. Banyak pihak menilai tekanan sosial dan ekonomi mendorong sebagian orang mencari solusi instan melalui praktik yang menjanjikan keberuntungan atau perubahan hidup secara cepat. Business influencer china jual lilin keberuntungan