Waspada Penipuan WhatsApp, Pelaku Gunakan Nama Sekda Bandung Barat untuk Tipu Donasi Cahaya Cinta, August 13, 2025August 19, 2025 Waspada Penipuan WhatsApp, Pelaku Gunakan Nama Sekda Bandung Barat untuk Tipu Donasi beritapenipuan.id – Pelaku menghubungi pengurus masjid melalui WhatsApp pada awal Agustus 2025, mengaku sebagai Sekda Bandung Barat, Ade Zakir Hasyim. Ia menawarkan donasi pembangunan masjid dengan nominal cukup besar, namun meminta korban mentransfer uang ke rekening tertentu. Pelaku menggunakan nomor asing dan foto profil resmi pejabat agar terlihat meyakinkan. Ade Zakir pun membagikan tangkapan layar pesan penipuan sebagai peringatan agar masyarakat tidak terperdaya. Banyak pengurus masjid sempat percaya karena bahasa dan tata cara komunikasi yang menyerupai resmi pemerintah. Konfirmasi Resmi dan Peringatan dari Pemerintah Kepala Diskominfo Bandung Barat, Yoppie Indrawan, menegaskan bahwa nomor WhatsApp 0858‑0860‑0018 bukan milik Sekda. Tim Saber Hoax KBB menyatakan akun itu sengaja dibuat untuk menipu warga, terutama dengan memanfaatkan citra pejabat publik. Pemerintah daerah mendorong masyarakat memverifikasi setiap pesan yang mengatasnamakan pejabat sebelum mengirim uang atau data pribadi. Ade Zakir sendiri menyarankan agar warga selalu menghubungi sekretariat atau nomor resmi kantor jika menerima permintaan bantuan yang mencurigakan. Target Penipuan dan Risiko Korban Pelaku menargetkan pengurus masjid karena dianggap lebih mudah percaya dengan klaim bantuan keagamaan. Strategi ini menunjukkan bahwa organisasi keagamaan dan tokoh masyarakat rentan menjadi sasaran penipuan daring. Pelaku memanfaatkan simbol keagamaan dan jabatan publik untuk meningkatkan kepercayaan korban. Beberapa pengurus masjid sudah melaporkan percobaan penipuan ke pihak kepolisian dan media sosial, namun risiko korban tetap tinggi jika warga tidak berhati-hati. Langkah Waspada dan Pencegahan Masyarakat diminta mengecek keaslian pesan melalui panggilan resmi atau kanal pemerintah. Saber Hoax menyediakan jalur pelaporan bagi warga yang menerima pesan mencurigakan. Pemerintah daerah mendorong literasi digital agar warga mampu mengenali dan mencegah penipuan daring. Pengurus masjid dianjurkan tidak mentransfer uang tanpa konfirmasi resmi. Selain itu, masyarakat sebaiknya mengedukasi anggota komunitas tentang modus penipuan serupa. Imbauan untuk Masyarakat Warga Bandung Barat diingatkan agar selalu waspada dan jangan tergesa-gesa memenuhi permintaan donasi melalui pesan singkat. Pelaku penipuan sering memanfaatkan urgensi untuk menekan korban. Masyarakat juga diminta menyebarkan informasi penipuan ini agar warga lain tidak menjadi sasaran. Kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dapat menekan risiko korban dan mencegah kerugian finansial. Business modus penipuan donasi masjidpelaku penipuan WA mengatasnamakan pejabatpenipuan digital Bandung Baratpenipuan donasi berkedok pemerintahpenipuan WhatsApp Sekda Bandung BaratSekda Ade Zakir Hasyim hoakstipu donasi atas nama pejabat