Bank Banten Ingatkan Nasabah Soal Bahaya Undian Palsu di Media Sosial Cahaya Cinta, August 8, 2025August 9, 2025 Bank Banten Peringatkan Nasabah soal Penipuan Undian Palsu Bermodus Digital beritapenipuan.id – Bank Banten kembali mengimbau seluruh nasabah untuk lebih waspada terhadap modus penipuan digital yang menyamar sebagai program undian berhadiah resmi. Peringatan ini muncul seiring meningkatnya laporan dari nasabah yang menjadi korban penipuan melalui media sosial, pesan singkat, dan situs palsu. Modus yang digunakan pelaku sangat meyakinkan. Mereka menjanjikan hadiah fantastis dengan mengatasnamakan Bank Banten. Untuk memancing korban, penipu menyisipkan tautan mencurigakan yang mengarah ke situs tidak resmi. Saat korban mengeklik tautan tersebut, mereka diminta untuk mengisi data pribadi seperti PIN, OTP, dan nomor rekening. Penipu Gunakan Akun Palsu dan Website Tiruan yang Sulit Dibedakan Para pelaku penipuan kini semakin mahir menyamar. Mereka membuat akun media sosial palsu yang tampak identik dengan akun resmi Bank Banten, lengkap dengan logo, desain, dan gaya bahasa yang profesional. Tidak berhenti di situ, mereka bahkan menciptakan situs tiruan dengan tampilan menyerupai halaman resmi. Tautan-tautan palsu ini biasanya disebar melalui pesan WhatsApp, direct message di Instagram, email, serta komentar di media sosial. Banyak korban yang tertipu karena tidak melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum mengklik tautan tersebut. Bank Banten Tegaskan Tidak Pernah Minta Data Pribadi Nasabah Secara Digital Bank Banten menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta informasi sensitif seperti PIN, kode OTP, atau nomor kartu ATM melalui media sosial, pesan singkat, atau tautan tidak resmi. Semua komunikasi resmi hanya dilakukan melalui akun terverifikasi, call center resmi, atau kantor cabang. Nasabah diminta tidak membagikan data pribadi kepada siapa pun, bahkan jika mereka mengaku sebagai petugas bank. Jika menerima pesan mencurigakan, nasabah sebaiknya langsung mengabaikannya dan segera melaporkannya ke pihak bank. Bank Banten juga berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem keamanan digital, namun mengingatkan bahwa kesadaran pengguna tetap menjadi benteng utama dalam mencegah penipuan. Edukasi Digital Jadi Kunci Hadapi Ancaman Siber Selain peringatan dari bank, edukasi digital secara luas perlu diperkuat. Masyarakat harus memahami cara membedakan informasi resmi dan palsu, serta mengenali ciri umum tautan yang tidak aman. Literasi digital yang rendah membuat banyak orang mudah tertipu oleh penipuan berkedok hadiah. Karena itu, peran pemerintah daerah, lembaga keuangan lokal, sekolah, dan komunitas RT/RW sangat penting. Edukasi bisa dilakukan melalui sosialisasi langsung, media lokal, hingga seminar daring. Semakin banyak masyarakat yang paham, semakin kecil peluang penipu untuk beraksi. Nasabah Diminta Aktif Laporkan Aktivitas Mencurigakan Bank Banten mendorong seluruh nasabah untuk melapor jika menemukan aktivitas digital yang tidak biasa, termasuk akun media sosial yang mengatasnamakan bank atau website undian mencurigakan. Dengan laporan cepat, pihak bank dapat segera mengambil tindakan teknis dan hukum untuk memblokir serta melacak pelaku. Bank juga meminta nasabah untuk tidak mudah tergiur janji hadiah instan, terutama jika diminta memasukkan data sensitif. Tetaplah mengandalkan sumber informasi resmi dan pastikan semua interaksi keuangan dilakukan melalui kanal yang telah diverifikasi. Dengan kesadaran tinggi, kolaborasi masyarakat, dan tindakan cepat, maka kejahatan digital seperti ini dapat dicegah sejak dini. Business Bank Bantenpenipuan undianpenipuan undian Bank Banten