Interpol Wanti-Wanti Indonesia Target Baru Penipuan Online Internasional Cahaya Cinta, May 8, 2026 Interpol Ungkap Indonesia Jadi Sasaran Baru Sindikat Penipuan Online Internasional Aparat penegak hukum mengungkap dugaan kuat bahwa Indonesia mulai menjadi titik operasi baru bagi jaringan penipuan daring internasional di kawasan Asia Tenggara. Temuan tersebut mencuat setelah petugas berhasil mengamankan 210 warga negara asing dalam operasi besar di Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat, 8 Mei 2026. Sekretaris NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri, Untung Widyatmoko, menjelaskan bahwa pengungkapan di Apartemen Baloi View, Batam, bukan kasus yang berdiri sendiri. Ia menegaskan aparat sebelumnya telah menemukan pola serupa di sejumlah wilayah lain di Indonesia. Menurut Untung, para pelaku kejahatan siber lintas negara mulai mengalihkan operasi mereka setelah beberapa negara di Asia Tenggara memperketat pengawasan terhadap aktivitas scam digital. Perubahan pola itu, kata dia, memperlihatkan adanya perpindahan jaringan dari negara-negara seperti Cambodia, Myanmar, Laos, dan Vietnam menuju Indonesia. Aparat Perluas Operasi dan Bongkar Persebaran Sindikat Selanjutnya, Untung mengungkapkan bahwa Direktorat Jenderal Imigrasi bersama kepolisian sebelumnya juga telah membongkar aktivitas serupa di sejumlah kota besar, termasuk Denpasar, Surabaya, Surakarta, Yogyakarta, Bogor, hingga Sukabumi. Bahkan pada hari yang sama, aparat juga menerima informasi mengenai penangkapan sekitar 300 warga negara asing lain di Jakarta. Informasi tersebut memperkuat dugaan bahwa Indonesia sedang menghadapi gelombang masuk jaringan kejahatan digital internasional. Untung menegaskan Indonesia tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan transnasional untuk menjadikan wilayah nasional sebagai tempat aman menjalankan aksi ilegal. Interpol Dalami Dugaan Love Scam dan Judi Online Selain mendalami dugaan penipuan investasi digital, aparat juga menelusuri kemungkinan keterlibatan para tersangka dalam kejahatan lain seperti love scam dan aktivitas perjudian online lintas negara. Dalam proses pengembangan perkara, Interpol Indonesia akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dari negara asal para tersangka. Sebagian besar warga asing yang diamankan diketahui berasal dari Vietnam. NCB Interpol Jakarta dijadwalkan menjalin koordinasi dengan NCB Interpol di Hanoi untuk menelusuri jaringan internasional di balik aktivitas penipuan tersebut. Saat ini penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya korban warga negara Indonesia dalam operasi scam yang berlangsung di Batam. Aparat menegaskan investigasi akan terus berjalan guna memastikan seluruh jaringan dapat terungkap. Business Interpol Indonesia penipuan online Batam