Saham Grup Adani Anjlok Setelah SEC Bakal Panggil Miliarder Gautam Adani Cahaya Cinta, February 1, 2026February 5, 2026 Saham Grup Adani Turun Drastis Usai SEC Panggil Gautam Adani Saham Perusahaan Adani Jeblok 5-14 Persen Imbas Tuduhan Penyuapan Jakarta — Saham perusahaan-perusahaan Grup Adani mengalami penurunan tajam antara 5 hingga 14 persen pada Jumat, 23 Januari 2026. Koreksi ini terjadi setelah berkas pengadilan mengungkap rencana US Securities and Exchange Commission (SEC) untuk mengirim surat panggilan kepada pendiri Gautam Adani dan keponakannya, Sagar Adani, terkait tuduhan penyuapan dan penipuan. SEC Tuding Adani dan Eksekutif Lain Menyesatkan Investor Miliarder India Gautam Adani dan tujuh terdakwa lain didakwa di pengadilan federal New York pada November 2024 atas dugaan skema penyuapan dan penipuan besar-besaran. Para eksekutif Grup Adani dituduh menyesatkan investor AS dan internasional mengenai kepatuhan perusahaan terhadap standar anti-penyuapan, serta mengumpulkan dana lebih dari USD 3 miliar untuk membiayai kontrak energi. SEC juga menyebut Adani membayar suap lebih dari USD 250 juta kepada pejabat pemerintah India demi memperoleh kontrak energi surya senilai lebih dari USD 2 miliar. Saham Adani Green Energy dan Adani Enterprises Terpukul Saham Adani Green Energy merosot 14 persen, sementara Adani Enterprises susut 10,7 persen dan Adani Power turun 5 persen pada Jumat pekan ini. Penurunan ini memicu kekhawatiran investor, mengingat dampaknya pada sentimen pasar dan stabilitas keuangan grup yang memiliki portofolio energi luas. Investor Bereaksi, Saham Pulih Setelah Bantahan Perusahaan Sebelumnya, saham Grup Adani sempat naik signifikan pada 29 November 2024, menyusul pernyataan perusahaan yang membantah tuduhan kasus suap. Saham Adani Green Energy melonjak hingga 19 persen, Adani Energy naik 14,4 persen, dan Adani Total meningkat 7,2 persen, menutup sebagian kerugian dari aksi jual sebelumnya. Pemulihan ini mencerminkan hati-hati investor yang menimbang klarifikasi perusahaan serta dampak terhadap proyek energi. Ahli Sarankan Investor Waspada terhadap Volatilitas Mohit Mirpuri, manajer dana ekuitas di SGMC Capital, menilai penguatan saham mencerminkan sentimen investor yang mulai stabil, namun memperingatkan potensi volatilitas terus terjadi seiring perkembangan kasus hukum ini. SEC terus menempuh upaya hukum untuk memanggil Gautam Adani dan Sagar Adani meski pemerintah India sempat menolak penyampaian surat panggilan melalui Konvensi Den Haag. Business Saham Grup Adani turun SEC