Penipuan di Media Sosial Makin Marak! Inilah Akibatnya Dobe Kurniawan, August 19, 2025 Kasus Penipuan Digital Terus Bertambah Berita Penipuan – Dalam beberapa tahun terakhir, kasus penipuan di media sosial semakin meningkat. Pelaku memanfaatkan platform populer seperti Instagram, Facebook, hingga TikTok untuk melancarkan aksinya. Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari jual beli online fiktif, investasi bodong, hingga akun palsu yang berpura-pura menjadi kerabat atau teman dekat korban. Kerugian Korban Semakin Besar Berdasarkan data dari kepolisian siber, kerugian akibat penipuan online di Indonesia mencapai miliaran rupiah setiap bulannya. Tidak sedikit korban yang kehilangan tabungan, bahkan ada yang terjerat utang karena mengikuti instruksi penipu. “Pelaku memanfaatkan celah psikologis korban dengan bujuk rayu dan rasa percaya,” ujar seorang penyidik siber. Dampak Psikologis yang Ditimbulkan Selain kerugian materi, banyak korban penipuan digital mengalami trauma dan kehilangan rasa percaya diri. Beberapa korban bahkan enggan menggunakan media sosial kembali karena takut menjadi target kejahatan serupa. Kondisi ini menimbulkan keresahan, terutama di kalangan masyarakat yang aktif menggunakan platform digital untuk bekerja maupun berkomunikasi. Pentingnya Waspada dan Edukasi Digital Ahli keamanan siber menekankan pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak mudah terjebak. Pengguna disarankan untuk selalu memverifikasi informasi, berhati-hati dalam membagikan data pribadi, serta tidak tergiur dengan tawaran investasi atau hadiah yang tidak masuk akal. Pemerintah pun terus mengimbau masyarakat untuk melaporkan segala bentuk penipuan digital agar dapat segera ditindaklanjuti. News Keamanan InternetKejahatan DigitalMedia Sosialmodus penipuanpenipuan online