Penipuan BSU Bantuan Subsidi Upah Nelangsa Korban Cahaya Cinta, August 4, 2025August 10, 2025 Korban di Jakarta Terjerat Modus BSU Ilegal Jakarta, 2 Agustus 2025 — Marak penipuan online dengan mengatasnamakan program BSU pemerintah. Warga menerima tautan melalui WhatsApp dan media sosial. Modus menjanjikan percepatan pencairan BSU senilai Rp600.000. Mereka juga meminta transfer biaya administrasi. Selain itu, korban diminta mengisi formulir hingga data KTP. Kemenaker Tegaskan Link Palsu Merugikan Kepala Humas Kemnaker, Sunardi Manampiar Sinaga, memperingatkan agar masyarakat waspada terhadap tautan seperti layanan‑bsu2.kem‑naker.com. Informasi resmi hanya tersedia melalui situs bsu.kemnaker.go.id. Semua link lain berpotensi phishing dan berbahaya. Sunardi menyampaikan jika masyarakat sudah tertipu, segera laporkan ke polisi. Semua tindakan phishing termasuk pidana berdasarkan UU ITE. Data Pribadi dan Uang Melayang Beberapa korban melaporkan kehilangan data pribadi hingga uang ratusan ribu rupiah. Data berupa NIK, nama, dan OTP disalahgunakan. Korban juga mengalami perangkat rentan terkena malware setelah mengunduh aplikasi dari tautan palsu. Sunardi menekankan pentingnya menjaga data pribadi. Semakin banyak korban timbul sejak kasus ini menyebar. Ciri Modus Penipuan yang Harus Diwaspadai Modus BSU ilegal menunjukkan karakteristik khas. Pertama, situs tidak menggunakan domain .go.id. Kedua, tawaran terlalu cepat dan instan. Ketiga, form meminta data hingga nomor Telegram tanpa NIK. Keempat, korban diarahkan mengunduh aplikasi mencurigakan. Kelima, komunikasi melalui nomor pribadi bukan kanal resmi pemerintah. Warga Dihimbau Cek Informasi Resmi Kemnaker meminta masyarakat mengecek informasi hanya melalui situs resmi bsu.kemnaker.go.id. Nasabah BPJS Ketenagakerjaan akan diverifikasi datanya nirsalah dari sistem. Kemnaker juga menegaskan tidak ada biaya apapun saat klaim BSU. Semua prosedur resmi tidak memerlukan transfer atau instal aplikasi dari tautan pihak ketiga. Lapor Polisi dan Verifikasi Cepat Masyarakat yang sudah terkena tipuan diimbau segera melapor ke kepolisian. Tindak lanjut melibatkan Kominfo dan pihak penegak hukum. Korban bisa ajukan pengaduan di situs resmi Kemnaker. Selain itu, komunitas lokal di Jakarta siap menyebarkan edukasi literasi digital. Upaya Literasi Digital Jadi Solusi Pakar keamanan siber menyarankan masyarakat belajar mengenali phishing. Mereka perlu periksa tautan, abstrusi domain, dan meminta OTP hanya melalui aplikasi resmi pemerintah. Informasi bantuan sosial juga harus berasal dari kanal resmi dan kredibel. Tingkatkan literasi digital lewat media sosial atau komunitas kampus. Penipuan BSU mengancam data pribadi dan keuangan. Namun masyarakat bisa menangkalnya dengan cermat dan disiplin. Selalu pastikan tautan resmi, verifikasi situs BSU, dan jangan gampang percaya tawaran instan. Edukasi kepada kerabat dan tetangga juga penting untuk mencegah korban berikutnya. News link BSU palsumodus BSU JakartaPenipuanpenipuan bsuphishing Kemnaker