Catut Nama Bupati Sidoarjo, Penipu Minta Uang Rp 50 Juta ke Ketua Lazisnu PCNU Cahaya Cinta, March 12, 2026 Penipu Catut Nama Bupati Sidoarjo dan Coba Minta Uang Rp50 Juta kepada Ketua Lazisnu PCNU Seorang penipu mencatut nama Bupati Sidoarjo untuk meminta uang kepada warga melalui pesan WhatsApp. Aksi tersebut menyasar Ketua Lazisnu PCNU Sidoarjo, Dodi Dhiyauddin, yang nyaris menjadi korban permintaan dana sebesar Rp50 juta. Peristiwa ini terjadi ketika pelaku menghubungi Dodi dengan mengaku sebagai bagian dari lingkungan pemerintahan Kabupaten Sidoarjo. Penipu itu bahkan menggunakan identitas Bupati Sidoarjo, Subandi, untuk meyakinkan korbannya. Kasus ini kembali menunjukkan maraknya modus penipuan yang memanfaatkan nama pejabat publik untuk memperoleh keuntungan secara ilegal. Pelaku Menghubungi Korban Melalui WhatsApp dan Mengaku Sebagai Asisten Bupati Dodi menjelaskan bahwa kejadian bermula saat ia menerima pesan WhatsApp dari seseorang yang mengaku sebagai asisten bupati bernama Diky. Setelah percakapan singkat melalui pesan, pelaku kemudian melanjutkan komunikasi dengan panggilan telepon. Dalam sambungan tersebut, seorang pria lain mengaku sebagai Bupati Subandi. Pelaku meminta Dodi menjauh dari keramaian sebelum menyampaikan maksud sebenarnya. Setelah itu, pelaku meminta bantuan uang sebesar Rp50 juta dengan alasan kebutuhan pribadi yang bersifat mendesak. Permintaan tersebut disampaikan secara langsung melalui percakapan telepon. Namun, Dodi mulai merasakan kejanggalan dalam percakapan tersebut. Ia menilai suara serta logat penelepon tidak sesuai dengan karakter asli Bupati Subandi. Kecurigaan tersebut semakin kuat ketika pelaku mengirimkan nomor rekening bank atas nama pribadi, bukan rekening resmi milik instansi pemerintah atau pejabat yang bersangkutan. Korban Menyadari Kejanggalan dan Berhasil Menghindari Penipuan Dodi akhirnya memutuskan tidak menuruti permintaan tersebut. Ia semakin yakin bahwa penelepon itu merupakan penipu setelah pelaku mencoba melakukan panggilan video. Dalam panggilan tersebut, pelaku tidak berani menampilkan wajahnya di kamera. Situasi itu membuat Dodi semakin yakin bahwa dirinya sedang menjadi target penipuan. Beruntung, ia tidak sempat mentransfer uang seperti yang diminta oleh pelaku. Keputusan tersebut membuatnya berhasil menghindari kerugian finansial. Bupati Sidoarjo Mengingatkan Warga Agar Tidak Mudah Percaya Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi langsung mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mencatut nama pejabat. Ia menegaskan bahwa pelaku biasanya menggunakan nomor telepon palsu serta foto profil yang menyerupai pejabat untuk meyakinkan korban. Subandi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya jika ada pihak yang meminta transfer uang dengan alasan biaya administrasi bantuan atau kebutuhan mendesak lainnya. Menurutnya, pemerintah daerah selalu menyalurkan bantuan melalui mekanisme resmi, seperti pengajuan proposal dan prosedur administrasi yang jelas. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi melalui jalur komunikasi resmi pemerintah daerah apabila menerima pesan mencurigakan, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri ketika berbagai modus penipuan sering muncul. Business penipu catut nama bupati sidoarjo