Armuji Dampingi Korban Penipuan Datangi Rumah Pemilik WO di Mojokerto Cahaya Cinta, April 9, 2026 Armuji Dampingi Korban Penipuan Datangi Rumah Pemilik WO di Mojokerto MOJOKERTO — Puluhan korban dugaan penipuan oleh vendor Wedding Organizer (WO) mendatangi kediaman pemilik usaha, PA, di kawasan Suromulang Timur 1, Kota Mojokerto, Kamis (2/4/2026). Para korban, mayoritas warga Surabaya, menuntut pertanggungjawaban atas kerugian yang dialami. Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, hadir langsung untuk mendampingi warga selama mediasi dengan pemilik WO. Kedatangan rombongan juga disambut oleh Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi. Armuji Pimpin Mediasi di Rumah Pemilik WO Meski Suasana Tegang Awalnya, suasana sempat tegang karena gerbang rumah bergaya klasik milik PA tidak segera dibuka meski telah diketuk berulang kali. Pintu baru terbuka setelah salah satu korban menghubungi PA melalui telepon seluler. Di dalam rumah, Armuji memimpin mediasi antara PA dan para korban yang tampak emosional, memastikan komunikasi berjalan tertib. Pemilik WO Akui Terjerat Utang dan Tidak Mampu Penuhi Kewajiban PA mengakui ketidakmampuannya memenuhi kewajiban kepada klien. Ia mengaku bisnisnya mulai goyah sejak pandemi Covid-19 dan terjerat utang kepada rentenir dengan bunga tinggi. Akibatnya, uang dari klien baru digunakan untuk menutup utang lama. Berdasarkan data PA, tercatat 29 pasangan pengantin menjadi korban dengan kerugian bervariasi mulai dari belasan juta hingga Rp 90 juta. Armuji Tegaskan Kehadiran untuk Lindungi Korban dan Soroti Dampak Psikologis Usai mediasi, Armuji menyatakan bahwa kehadirannya untuk mengawal warga Surabaya yang merasa dirugikan. Ia menekankan bahwa urusan pernikahan bukan hanya soal materi, tetapi juga martabat keluarga. Armuji menyoroti modus penipuan yang meniru pola lama, di mana paket menarik ditawarkan, uang diterima penuh, namun kewajiban gagal dipenuhi pada hari-H. Meski PA berjanji akan mengganti kerugian melalui penjualan aset pribadi, Armuji meragukan kecepatan realisasi pembayaran tersebut. Business Armuji dampingi korban penipuan WO