Warga Lapor ke Armuji Dugaan Kasus Penipuan Pekerjaan oleh Camat, Sudah Bayar Rp 25 Juta tapi Tak Ada Kabar Cahaya Cinta, April 9, 2026 Warga Surabaya Laporkan Dugaan Penipuan Kerja oleh Mantan Camat ke Armuji SURABAYA – Seorang warga Dupak Tengah, Surabaya, melaporkan dugaan penipuan pekerjaan yang melibatkan mantan Camat Pakal, Deddy Sjahrial Kusuma. Laporan tersebut disampaikan langsung kepada Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, di Rumah Aspirasi pada Selasa, 31 Maret 2026. Pelapor bernama Cholifah mengaku mencari keadilan setelah putranya tak kunjung mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan. Ia menyampaikan keluhan tersebut dengan harapan pemerintah dapat membantu menyelesaikan masalah yang sudah berlarut-larut. Korban Menyerahkan Uang Rp25 Juta untuk Janji Pekerjaan Cholifah menjelaskan bahwa ia menyerahkan uang sebesar Rp25 juta pada Oktober 2025 setelah menerima tawaran pekerjaan untuk anaknya sebagai tenaga alih daya di instansi pemerintahan. Ia mempercayai tawaran tersebut karena datang dari sosok yang memiliki jabatan. Ia menyebut bahwa pihak terlapor menjanjikan pekerjaan akan dimulai pada November atau Desember 2025. Namun hingga Maret 2026, tidak ada kejelasan terkait realisasi pekerjaan tersebut. Sebagai penjual kue pasar, Cholifah mengaku jumlah uang tersebut sangat besar baginya. Ia merasa dirugikan karena harus kehilangan tabungan tanpa kepastian masa depan bagi anaknya. Korban Tidak Menerima Bukti Pembayaran Resmi Cholifah juga mengungkapkan bahwa transaksi dilakukan secara langsung tanpa disertai kuitansi atau dokumen resmi. Ia menyerahkan uang tersebut secara tunai kepada Deddy tanpa tanda terima. Meski demikian, ia menyimpan bukti berupa foto saat proses penyerahan uang berlangsung. Bukti tersebut kini ia jadikan dasar untuk memperkuat laporannya. Ketiadaan dokumen resmi semakin menyulitkan korban untuk menuntut pertanggungjawaban secara administratif. Korban Mendatangi Rumah Terlapor Namun Tidak Mendapat Kepastian Cholifah sempat mendatangi rumah Deddy di kawasan Tenggilis Mejoyo untuk meminta penjelasan. Namun ia hanya bertemu dengan istri terlapor yang mengaku tidak mengetahui persoalan tersebut. Upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga korban memutuskan melaporkan kasus ini ke Rumah Aspirasi agar mendapat perhatian pemerintah kota. Situasi tersebut membuat korban semakin tertekan karena tidak mendapatkan solusi meski sudah berusaha menagih secara langsung. Armuji Menegur Terlapor dan Meminta Penyelesaian Segera Menanggapi laporan tersebut, Armuji langsung menghubungi Deddy melalui sambungan telepon. Ia menegur dan meminta yang bersangkutan segera menyelesaikan persoalan yang dilaporkan warga. Armuji menegaskan akan turun tangan langsung apabila tidak ada penyelesaian dalam waktu dekat. Ia juga meminta terlapor memberikan kejelasan terkait nasib korban yang telah dirugikan. Langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam menindaklanjuti laporan masyarakat secara cepat. Terlapor Berjanji Menyelesaikan Kasus Secara Kekeluargaan Deddy menyatakan akan menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan. Ia berjanji akan memberikan perkembangan terkait penyelesaian kasus kepada pihak terkait. Pernyataan tersebut menjadi harapan awal bagi korban, meskipun penyelesaian konkret masih ditunggu. Pemerintah berharap kasus ini segera menemukan titik terang agar tidak merugikan pihak lain. Business penipuan kerja Surabaya camat