Kasus Menonjol di Buleleng: 3 Wanita Bunuh Pria-Buang Mayat di Jurang Cahaya Cinta, January 17, 2026January 22, 2026 Polisi Buleleng Mengungkap Kasus Menonjol Pembunuhan Pria oleh Tiga Perempuan Sepanjang 2025 Polres Buleleng mengungkap kasus pembunuhan yang dilakukan tiga perempuan terhadap seorang pria sebagai salah satu perkara kriminal paling menonjol sepanjang 2025. Kasus ini mencuat dalam rilis akhir tahun yang digelar di Gedung Ananta Wijaya Polres Buleleng pada Senin, 29 Desember 2025. Kapolres Buleleng AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi menyampaikan sepanjang 2025 terjadi 407 tindak pidana. Jumlah tersebut menurun dibandingkan 2024 yang mencatat 482 kasus. Meski begitu, Widwan menegaskan masih terdapat sejumlah perkara berat yang menjadi perhatian serius kepolisian. Kapolres Menjelaskan Tren Kriminalitas Buleleng Mengalami Penurunan Widwan menyatakan tren kriminalitas di wilayah hukum Polres Buleleng menunjukkan penurunan signifikan. Ia menilai hasil tersebut merupakan dampak dari upaya pencegahan dan penegakan hukum yang konsisten sepanjang tahun. Namun, Widwan mengungkapkan penganiayaan, penipuan dan penggelapan, serta kekerasan dalam rumah tangga menjadi tiga jenis kejahatan yang paling dominan dan meresahkan masyarakat selama 2025. Kepolisian Mencatat Ratusan Kasus Berat Berhasil Ditangani Dari sisi penanganan perkara, Polres Buleleng mencatat tingkat penyelesaian kasus mencapai 67,81 persen pada 2025. Angka tersebut mengalami penurunan dibandingkan 2024 yang berada di level 70,33 persen. Meski demikian, kepolisian berhasil mengungkap 75 kasus kejahatan berat, termasuk penganiayaan berat, pembunuhan, serta kejahatan jalanan seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, polisi juga menangani 80 kasus kekerasan fisik dan seksual terhadap kelompok rentan, seperti anak, perempuan, dan penyandang disabilitas. Polisi Menangani Kasus Penipuan Online dan Korupsi Bernilai Miliaran Rupiah Polres Buleleng juga membongkar sindikat penipuan online lintas provinsi dengan total kerugian korban mencapai Rp1,2 miliar. Di bidang tindak pidana korupsi, kepolisian menangani kasus korupsi LPD Tunjung dengan kerugian negara Rp8,9 miliar serta dua kasus korupsi di BPR Bank Buleleng 45 dengan total kerugian Rp6,5 miliar. Polisi Mengungkap Kronologi Pembunuhan Pria di Pancasari Widwan mengungkapkan tiga perempuan bernama Oky, Intan, dan Leni menyiksa seorang pria bernama I Pande Gede Putra Palguna sejak 20 Januari 2025. Korban meninggal dunia pada 2 Februari 2025 setelah mengalami penyiksaan selama disekap di sebuah kos di wilayah Buleleng. Para pelaku kemudian membuang jasad korban ke jurang di kawasan hutan lindung Desa Pancasari. Polisi menyebut motif pembunuhan dipicu rasa sakit hati dan persoalan utang. Jenazah korban ditemukan pada 3 Februari 2025 dan sempat viral di media sosial karena kondisi tubuh penuh luka dan tato. Business kasus pembunuhan buleleng 2025