Penipuan Catut Mahfud MD Bermunculan, Pelaku Perdaya Korban dengan Video AI Cahaya Cinta, January 8, 2026 Penipuan Catut Mahfud MD Muncul di Media Sosial dengan Video AI Jakarta – Penipuan mencatut nama mantan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD semakin marak di media sosial. Pelaku memanipulasi video dan suara Mahfud menggunakan teknologi artificial intelligence (AI) untuk menipu masyarakat. Modus Penipuan yang Digunakan Pelaku Pelaku membuat video generatif AI yang menampilkan Mahfud MD seolah menawarkan dana bantuan dari rampasan aset koruptor. Mereka meminta korban menghubungi nomor WhatsApp atau Facebook Messenger, serta mengirim sejumlah uang sebagai biaya administrasi. Padahal, Mahfud MD tidak pernah mengumumkan atau menawarkan bantuan melalui platform tersebut. Video AI manipulatif ini berpotensi menimbulkan kerugian finansial bagi masyarakat. Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan bahwa video tersebut memiliki probabilitas 91,8 persen dihasilkan oleh AI, setelah dicek menggunakan Hive Moderation. Hoaks Bantuan Rampasan Aset Koruptor Salah satu video mengeklaim Mahfud menawarkan dana bantuan yang berasal dari perampasan aset koruptor. Warga yang ingin mendapat bantuan diminta menghubungi nomor WhatsApp dalam unggahan. Namun, Tim Cek Fakta memastikan bahwa video asli Mahfud berasal dari tanggapan terhadap Putusan MK Nomor 135/PUU-XXII/2024, bukan soal dana bantuan. Hoaks Bantuan Dana Sekolah dan Modal Usaha Unggahan lainnya menyatakan Mahfud memberikan bantuan Rp 100 juta untuk membayar uang sekolah dan modal usaha. Video asli yang digunakan pelaku berasal dari konferensi pers Mahfud terkait tiga terduga teroris yang melibatkan oknum Majelis Ulama Indonesia (MUI). Video tersebut telah dimanipulasi untuk menyesatkan masyarakat. Cara Mendeteksi Penipuan Video AI Selalu periksa sumber resmi informasi sebelum mengirim uang atau data pribadi. Waspadai video yang meminta Anda menghubungi nomor pribadi melalui WhatsApp atau Messenger. Gunakan tools verifikasi konten seperti Hive Moderation untuk mendeteksi kemungkinan video AI. Laporkan konten mencurigakan ke pihak berwenang atau platform media sosial terkait. Kesimpulan Penipuan yang mencatut nama Mahfud MD menunjukkan bahwa teknologi AI dapat disalahgunakan untuk memanipulasi informasi dan merugikan masyarakat. Warga harus selalu skeptis terhadap konten yang menawarkan bantuan finansial melalui jalur pribadi dan memverifikasi informasi melalui sumber resmi. Business