Akhir Tahun Banjir Promo, Banjir Penipu, Tri AI: Anti Spam & Scam Siap untuk Menjaga Keamanan Ponsel Anda Cahaya Cinta, January 8, 2026January 8, 2026 Tri Indonesia Menghadirkan Tri AI untuk Menangkal Lonjakan Penipuan Digital Akhir Tahun Lonjakan Aktivitas Belanja Memicu Maraknya Modus Penipuan Digital Akhir tahun selalu mendorong peningkatan aktivitas belanja masyarakat seiring maraknya promo besar di platform digital. Namun, situasi ini juga membuka celah bagi pelaku kejahatan siber untuk melancarkan berbagai modus penipuan. Pesan promosi palsu, panggilan mengatasnamakan bank, hingga tautan phishing semakin sering muncul di tengah komunikasi digital sehari-hari. Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia menunjukkan kasus penipuan online pada 2024 mencapai 32,5 persen, meningkat tajam dari 10,3 persen pada 2023. Lebih dari 60 persen pengguna internet Indonesia tercatat pernah mengalami atau setidaknya terpapar upaya penipuan digital, dengan modus phishing melalui WhatsApp dan SMS sebagai metode paling dominan. OJK Mencatat Kerugian Penipuan Digital Mencapai Triliunan Rupiah Ancaman penipuan digital tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga berdampak besar secara finansial. Otoritas Jasa Keuangan mencatat kerugian masyarakat akibat penipuan digital mencapai Rp 7,8 triliun dalam periode 22 November 2024 hingga 11 November 2025. Angka ini menegaskan bahwa penipuan digital telah berkembang menjadi persoalan serius yang memerlukan langkah pencegahan berlapis. Di tengah situasi tersebut, masyarakat dituntut lebih waspada dengan tidak mudah mempercayai tawaran tidak masuk akal, selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi, serta mengaktifkan fitur keamanan tambahan pada perangkat digital. Tri Indonesia Mengandalkan Kecerdasan Buatan untuk Menyaring Spam dan Scam Menjawab kebutuhan perlindungan yang semakin mendesak, Tri Indonesia menghadirkan fitur “Tri AI: Anti Spam/Scam” yang memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyaring pesan dan panggilan mencurigakan secara otomatis. Fitur ini aktif otomatis bagi pelanggan dengan paket data aktif dan menawarkan dua tingkat perlindungan, yakni Basic dan Plus+. Perlindungan Plus+ memberikan peringatan visual lebih jelas serta riwayat panggilan spam dan scam melalui aplikasi bima+. Sistem bekerja dengan menganalisis metadata, seperti nomor penelepon dan pola panggilan, tanpa mengakses isi pesan atau percakapan. Sistem Tri AI Menekan Spam dan Meningkatkan Kenyamanan Pengguna Hasil pengujian menunjukkan fitur ini mampu menekan jumlah pesan spam dan panggilan mencurigakan secara signifikan sejak hari pertama penggunaan. Setiap nomor dikategorikan sebagai Spam, Scam, Trusted, atau Unknown, sehingga pengguna dapat mengambil keputusan dengan lebih cepat dan aman. Selain adaptif melalui laporan pengguna, fitur Tri AI tetap aktif tanpa memerlukan pulsa tambahan dan tetap bekerja meski kuota data habis. Dengan pendekatan ini, Tri Indonesia berupaya memberikan rasa aman sekaligus menjaga privasi pengguna di tengah meningkatnya ancaman penipuan digital. Business