Hati-hati Pindai QR Code di Restoran dan Tempat Umum Lainnya, Rentan Jadi Korban Penipuan Cahaya Cinta, January 8, 2026 Pemindaian QR Code di Tempat Umum Meningkatkan Risiko Penipuan Digital Pemakaian QR Code di restoran, hotel, dan berbagai fasilitas publik terus meningkat seiring kebutuhan transaksi cepat dan tanpa kontak. Namun, kemudahan tersebut juga membuka celah baru bagi kejahatan siber yang kini semakin sering menyasar pengguna ponsel pintar. Para ahli keamanan siber menilai banyak orang masih memindai QR Code tanpa melakukan pemeriksaan dasar terhadap sumber dan tujuannya. Fenomena ini memicu munculnya praktik penipuan digital yang dikenal sebagai quishing. Modus tersebut memanfaatkan QR Code palsu untuk mengarahkan korban ke situs berbahaya yang mencuri data pribadi dan informasi keuangan. Pelaku Penipuan Memanfaatkan QR Code Palsu untuk Menjebak Korban Serangan quishing bekerja dengan cara sederhana namun efektif. Pelaku mencetak QR Code palsu lalu menempelkannya di atas kode asli pada menu restoran, papan informasi, hingga mesin parkir. Setelah dipindai, QR Code itu membawa pengguna ke situs tiruan yang dirancang menyerupai halaman resmi. Mengutip laporan NY Post pada Minggu, 21 Desember 2025, pakar keamanan siber Dustin Brewer dari BlueVoyant menjelaskan bahwa penipuan ini sulit dikenali secara kasat mata. Menurutnya, pengguna biasa hampir tidak memiliki cara untuk membedakan QR Code asli dan palsu tanpa pemeriksaan lebih lanjut. QR Code Digital Ikut Menjadi Sasaran Serangan Quishing Selain di ruang fisik, QR Code juga banyak digunakan dalam lingkungan digital, termasuk untuk mengecek status pengiriman belanja online dan mengakses layanan tertentu. Kondisi ini memperluas ruang gerak pelaku penipuan karena korban tidak lagi terbatas pada lokasi tertentu. IBM melaporkan bahwa kelompok usia lanjut yang rentan terhadap phishing tradisional juga menghadapi risiko tinggi terhadap quishing. Namun, generasi milenial dan Generasi Z yang terbiasa dengan teknologi justru kerap memindai QR Code secara spontan tanpa mempertimbangkan risiko keamanan. Peningkatan Kasus Quishing Mendorong Peringatan dari Otoritas Dalam memo resminya, IBM mengingatkan publik agar tidak membiarkan kenyamanan menurunkan kewaspadaan. Perusahaan tersebut mencatat bahwa Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat melaporkan peningkatan kasus quishing dalam periode terakhir. Pakar keamanan siber menekankan pentingnya kehati-hatian sebelum memindai QR Code di tempat umum. Mereka menyarankan pengguna memeriksa alamat situs yang muncul, menghindari QR Code mencurigakan, serta menggunakan fitur keamanan tambahan di perangkat seluler. Langkah sederhana ini dinilai mampu mengurangi risiko kebocoran data dan kerugian finansial akibat penipuan digital. Business