Penipuan Ponzi Kripto IcomTech Terbongkar, Promotor Senior Masuk Penjara 71 Bulan Cahaya Cinta, January 8, 2026 Promotor Senior IcomTech Masuk Penjara setelah Skema Ponzi Kripto Terbongkar Skema penipuan kripto IcomTech kembali menegaskan bahaya investasi ilegal setelah pengadilan Amerika Serikat menjatuhkan hukuman penjara kepada salah satu promotornya. Otoritas hukum menyatakan praktik tersebut merugikan ribuan investor dan menyalahgunakan kepercayaan publik melalui janji keuntungan palsu. Jaksa Amerika Serikat mengumumkan bahwa Magdaleno Mendoza, promotor senior IcomTech, menerima vonis 71 bulan penjara. Putusan itu menegaskan sikap tegas aparat hukum terhadap kejahatan kripto lintas negara yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Pengadilan Amerika Serikat Menjatuhkan Vonis 71 Bulan Penjara Kantor Kejaksaan Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York menyampaikan vonis terhadap Magdaleno Mendoza pada Sabtu, 20 Desember 2025. Jaksa AS Jay Clayton menegaskan pengadilan menghukum Mendoza hampir enam tahun penjara karena perannya dalam konspirasi penipuan kawat berskala besar. Hakim Distrik AS Paul G. Gardephe menjatuhkan putusan tersebut setelah Mendoza mengaku bersalah pada Juli 2025. Selain kasus penipuan kripto, pengadilan juga menyatakan Mendoza melanggar hukum imigrasi karena kembali memasuki Amerika Serikat secara ilegal setelah sebelumnya dideportasi. Skema IcomTech Menjanjikan Keuntungan Tetap untuk Menarik Investor IcomTech mulai beroperasi pada pertengahan 2018 dengan mengklaim diri sebagai perusahaan penambangan dan perdagangan kripto. Perusahaan tersebut secara aktif menjanjikan keuntungan harian tetap kepada para investor melalui presentasi dan promosi intensif. Namun, jaksa mengungkap bahwa IcomTech menjalankan skema Ponzi berbasis multi-level marketing. Perusahaan itu membayar investor lama menggunakan dana yang berasal dari peserta baru, bukan dari aktivitas perdagangan kripto sebagaimana diklaim. Promotor Senior Memainkan Peran Kunci dalam Penyebaran Skema Dalam persidangan, jaksa memaparkan peran Magdaleno Mendoza sebagai salah satu promotor paling senior di jaringan IcomTech. Mendoza secara aktif merekrut anggota baru dan mempromosikan skema tersebut dalam berbagai acara dan pertemuan komunitas. Selain itu, Mendoza diketahui memiliki hubungan dekat dengan pendiri IcomTech, David Carmona. Hubungan tersebut memperkuat posisinya sebagai tokoh sentral yang membantu memperluas jangkauan penipuan hingga melibatkan investor dari berbagai negara. Kasus ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap investasi kripto yang menjanjikan keuntungan tetap tanpa risiko. Aparat penegak hukum menegaskan akan terus memburu pelaku penipuan serupa guna melindungi investor dan menjaga integritas pasar keuangan digital. Business