Terbongkarnya Komplotan Love Scamming di Sleman, Patok Target Pendapatan Rp11 Miliar per Bulan Cahaya Cinta, January 17, 2026January 22, 2026 Polresta Yogyakarta Bongkar Komplotan Love Scamming di Sleman Polisi Tangkap Enam Tersangka dengan Target Pendapatan Rp11 Miliar Per Bulan Yogyakarta – Polresta Yogyakarta membongkar praktik penipuan online dengan modus hubungan cinta atau love scamming, Senin (5/1/2026). Komplotan ini menargetkan pendapatan Rp11 miliar per bulan dengan mempekerjakan sekitar 200 orang yang bekerja 24 jam tanpa libur. Kapolresta Kombes Pol Eva Guna Pandia menjelaskan, para pekerja beroperasi di bawah kedok PT Altair Trans Service di Sleman. Enam orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk CEO R, HRD H, dan project manager M. Polisi menyita 50 laptop, 30 handphone, 4 kamera CCTV, dan 2 router Wi-Fi yang digunakan untuk menjalankan aksi. Komplotan Kendalikan Aksi dari China Modus operasi sepenuhnya dikendalikan warga negara China. Para pekerja bertugas sebagai admin chat di aplikasi kencan daring, berpura-pura menjadi wanita dan menyesuaikan dengan negara korban, termasuk AS, Inggris, Kanada, dan Australia. Mereka mengirim foto dan video pornografi secara bertahap, sehingga korban harus mengirim gif berbayar untuk mengakses konten tersebut. Pekerja Dapat Gaji Pokok dan Bonus Sesuai Target Koin Kasat Reskrim Polresta Sleman, Kompol Riski Adrian, menyebut setiap karyawan memiliki gaji pokok Rp2,4–3 juta dan bonus Rp1–5 juta tergantung jumlah koin yang dikumpulkan. Komplotan menargetkan 2 juta koin per hari, dengan perhitungan nilai mencapai Rp11 miliar per bulan. Konten pornografi berasal dari China dan nama bandar telah dikantongi untuk koordinasi dengan Interpol. Keenam tersangka dijerat UU No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi, ancaman hukumannya 6 bulan hingga 10 tahun penjara. Business love scamming Sleman