Polisi Gadungan Pesan Ojol Alasan Kejar Pelaku Narkoba, Pengemudi Dihipnotis dan Motornya Raib Cahaya Cinta, March 12, 2026 Polisi Memburu Pelaku yang Mengaku Kasat Narkoba dan Menghipnotis Pengemudi Ojol di Jakarta Timur Jakarta – Kepolisian masih memburu seorang pria yang mengaku sebagai anggota polisi dengan jabatan Kasat Narkoba Polda Metro Jaya setelah diduga melakukan penipuan terhadap seorang pengemudi ojek. Pelaku diduga menghipnotis korban dan membawa kabur sepeda motor miliknya di kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur. Kanit Reskrim Polsek Kramat Jati AKP Fadoli menyatakan bahwa penyidik saat ini terus melakukan pencarian terhadap pelaku. Polisi juga mengumpulkan berbagai keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap identitas serta keberadaan pria tersebut. Sejauh ini, penyidik telah memeriksa dua orang saksi yang merupakan petugas keamanan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Keterangan para saksi tersebut diharapkan dapat membantu penyelidikan, termasuk memperjelas kronologi kejadian serta ciri-ciri pelaku. Selain itu, polisi juga menelusuri bukti tambahan seperti rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi untuk memperkuat proses penyelidikan. Pelaku Menyamar sebagai Polisi dan Memesan Ojek dengan Dalih Mengejar Pelaku Narkoba Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat malam, 27 Februari 2026, sekitar pukul 21.30 WIB di SPBU 34.135.06 Makasar, Jakarta Timur. Berdasarkan keterangan saksi, pelaku datang bersama korban dengan berboncengan sepeda motor. Petugas keamanan SPBU, Agus Sunarya, mengatakan pelaku mengaku sebagai anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya yang bertugas sebagai Kasat Narkoba. Ia kemudian meminta korban mengantarkannya ke Polsek Makasar dengan alasan sedang mengejar pelaku narkoba. Sebelumnya, pelaku diketahui menyewa jasa korban yang berprofesi sebagai pengemudi ojek dari depan Terminal Asrama Haji. Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan menjanjikan ongkos perjalanan sebesar Rp300 ribu. Korban pun menuruti permintaan tersebut dan mengantar pelaku hingga ke kawasan SPBU di Makasar, Jakarta Timur. Korban Tersadar Setelah Dihipnotis dan Menyadari Motornya Telah Hilang Namun, setelah beberapa waktu, korban mengaku kehilangan kesadaran dan diduga menjadi korban hipnotis. Saat tersadar, ia justru mendapati dirinya berjalan kaki di kawasan Jalan Langgar, Kramat Jati. Ketika menyadari sepeda motornya tidak lagi bersamanya, korban segera mendatangi Polsek Makasar untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Keesokan harinya, Sabtu 28 Februari 2026, korban kembali ke SPBU tempat terakhir ia bersama pelaku. Ia menanyakan kepada petugas keamanan apakah mereka mengenali pria yang sebelumnya bersamanya. Menurut keterangan saksi, motor yang dibawa kabur pelaku merupakan Honda Beat tahun 2019 dengan nomor polisi B 5449 TBS. Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian menyebar luas setelah rekaman CCTV di lokasi beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pelaku terlihat mengenakan pakaian serba hitam serta menggunakan kacamata. Polisi Mengumpulkan Bukti dan Menelusuri Rekaman CCTV untuk Mengungkap Pelaku Setelah menerima laporan korban, anggota Polsek Kramat Jati langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan. Polisi meminta keterangan saksi sekaligus memeriksa rekaman CCTV di sekitar SPBU guna memastikan kronologi kejadian. Penyidik kini terus mengumpulkan bukti tambahan dan menelusuri jejak pelaku untuk mengungkap identitasnya. Polisi berharap rekaman kamera pengawas serta keterangan para saksi dapat membantu mempercepat proses pengungkapan kasus tersebut. Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap waspada terhadap berbagai modus penipuan yang memanfaatkan penyamaran sebagai aparat penegak hukum. Business polisi gadungan hipnotis pengemudi ojol