Cerita Miris Warga di Gunungkidul Kena ‘Prank’ Bantuan Pembangunan Masjid Cahaya Cinta, January 17, 2026January 22, 2026 Warga Gunungkidul Tertipu Janji Bantuan Pembangunan Masjid Oknum Janji Dana Rp400 Juta, Masjid Al-Huda Terhenti Pembangunan Gunungkidul – Pembangunan Masjid Al-Huda di Gunungkidul, Yogyakarta, mangkrak setelah takmir masjid tertipu janji bantuan dana hingga Rp400 juta. Dua oknum, Agus dan Hardiman, mengaku sebagai penghubung donatur besar dan mengatasnamakan Yayasan Al-Bashiroh serta Polda DIY. Takmir dan warga diminta merobohkan masjid lama dalam dua hari agar pembangunan baru bisa segera dimulai. Namun dana yang dijanjikan tidak kunjung direalisasikan, sehingga pembangunan berhenti. Ketua panitia, Budianto, menyatakan mereka baru menyadari penipuan setelah komunikasi dengan oknum tidak jelas. Yayasan dan Pihak Terkait Tidak Pernah Memberi Persetujuan Budianto menegaskan Yayasan Al-Bashiroh maupun pihak lain yang disebut oknum, termasuk Yayasan Bumi Damai milik tokoh Bonali, tidak pernah memberi persetujuan atau bertemu dengan pihak masjid. Semua informasi bantuan berasal dari oknum yang menipu. Warga Galang Dana Sendiri untuk Bangun Kembali Masjid Meski dirugikan, takmir memilih tidak menempuh jalur hukum dan fokus menggalang dana dari masyarakat. Saat ini, pembangunan Masjid Al-Huda mulai kembali berjalan dengan dukungan donatur baru, termasuk jaringan Timur Tengah melalui tim Subandi. Budianto mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap pihak yang mengatasnamakan lembaga atau institusi dalam pembangunan rumah ibadah. Business penipuan bantuan masjid Gunungkidul