Modus Penipuan Proyek Pertanian di Garut: Nama Kadis Dicatut, Kades Jadi Korban Target Cahaya Cinta, August 6, 2025August 9, 2025 Pelaku Penipuan Catut Nama Kadis Pertanian, Kepala Desa di Garut Selatan Jadi Target beritapenipuan.id – Penipuan dengan modus proyek fiktif kembali menggegerkan wilayah Garut Selatan. Kali ini, pelaku mencatut nama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut dan menyasar kepala desa di beberapa kecamatan seperti Cisewu, Talegong, dan Caringin. Mereka mengirim pesan WhatsApp yang mengiming-imingi proyek bantuan pertanian dari pemerintah. Pelaku Tawarkan Proyek Bantuan dengan Permintaan Uang Muka Pelaku mengklaim desa-desa tersebut terpilih untuk menerima program pengadaan pertanian. Namun, untuk mencairkan dana, mereka meminta uang muka sebesar 2,5 persen dari nilai proyek. Cara ini membuat sejumlah kepala desa hampir tertipu karena pesan yang diterima tampak resmi dan meyakinkan. Pelaku Kirim Proposal dan Dokumen Palsu yang Sangat Rapi Modus penipuan ini dijalankan dengan sangat rapi. Pelaku mengirim proposal fiktif dan dokumen palsu yang menyerupai format administrasi resmi. Pesan berisi nama lengkap pejabat, logo instansi, bahkan nomor kontak yang terlihat valid sehingga menambah tingkat kepercayaan penerima. Kepala Desa Hampir Terkecoh, Namun Ada yang Segera Konfirmasi Beberapa kepala desa yang menerima pesan tersebut sempat terkejut dan bahkan menyiapkan dana. Untungnya, ada yang segera mengonfirmasi langsung ke kantor Dinas Pertanian. Dari situ diketahui bahwa proyek tersebut tidak pernah ada dan semua dokumen yang diberikan pelaku palsu. Dinas Pertanian Tegaskan Proyek Tidak Meminta Uang di Awal Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta uang muka ataupun biaya administrasi dalam proses pengajuan proyek. Semua bantuan disalurkan secara transparan dan melalui jalur resmi. Dinas juga mengimbau agar kepala desa selalu memverifikasi informasi yang diterima. Pemerintah Kabupaten Garut Akan Ambil Tindakan Hukum Pemerintah daerah berkomitmen melindungi kepala desa dari tindakan penipuan digital ini. Mereka akan menindak pelaku yang mencatut nama pejabat karena tindakan tersebut dapat mencemarkan nama baik dan merugikan masyarakat. Selain itu, pemerintah juga memperkuat literasi digital di tingkat desa agar perangkat desa lebih waspada. Kepala Desa dan Masyarakat Diminta Tingkatkan Waspada Kasus ini menjadi peringatan bagi seluruh perangkat desa dan masyarakat umum. Penipuan digital kini semakin canggih dan dapat menarget siapa saja. Kepala desa harus selalu mengonfirmasi setiap tawaran proyek melalui jalur resmi dan tidak mudah percaya hanya karena nama pejabat tercantum. Kolaborasi Desa Penting untuk Tangkal Penipuan Serupa Pemerintah daerah mengajak seluruh kepala desa untuk berbagi informasi apabila menerima pesan mencurigakan. Laporan cepat dan kerja sama antar desa sangat penting agar penipuan bisa segera dicegah dan tindakan hukum bisa diambil lebih cepat. News catut namaproyek fiktif