Cerita Pilu Korban Dugaan Penipuan WO di Surabaya, Rencana Nikah Juni Berujung Rugi Cahaya Cinta, April 9, 2026 Mariza Maharani Mengalami Kerugian Rp 18,5 Juta Akibat Penipuan WO di Surabaya SURABAYA — Mariza Maharani (26), salah satu korban penipuan Wedding Organizer (WO) Kamuya, mengaku mengalami kerugian senilai Rp 18,5 juta. Kasus ini menjadi sorotan setelah total kerugian yang dialami oleh 24 korban diperkirakan mencapai lebih dari Rp 700 juta. Mariza menjelaskan bahwa dirinya pertama kali mengenal vendor tersebut pada pameran pernikahan di salah satu mal Surabaya, Oktober 2025. WO Kamuya Menarik Perhatian dengan Harga Murah dan Bonus Melimpah Mariza menyebut pihak WO Kamuya menawarkan paket katering lengkap dengan harga terjangkau, bonus es krim, mini cake, sate, hingga cincau station. Namun, syaratnya adalah pembayaran lunas di tempat. Ia sempat curiga karena hanya menerima invoice tanpa Memorandum of Understanding (MoU). Meski begitu, ia tetap melunasi pembayaran paket senilai Rp 15 juta karena tergiur penawaran yang tampak menguntungkan dibanding vendor lain. Rencana Test Food Gagal dan Kontrak WO Dibatalkan Mariza yang berencana menikah pada Juni 2026 dijanjikan test food pada 29 Maret 2026. Namun, pihak WO Kamuya datang mendadak dan membatalkan kontrak dengan alasan kesulitan keuangan. Mariza menyaksikan sendiri kondisi katering yang sudah amburadul saat test food dijadwalkan di Gedung Wanita. Ia kemudian mendatangi pemilik WO, Putri Ardhilla, untuk meminta pertanggungjawaban. Putri Ardhilla Berjanji Mengganti Kerugian dari Penjualan Rumah Menurut Mariza, Putri Ardhilla menyatakan akan mengganti seluruh kerugian korban dengan menjual rumah kakaknya di Mojokerto. Rumah itu ditaksir senilai Rp 1,4 miliar, namun akan dijual cepat seharga Rp 750 juta agar dana dapat segera digunakan untuk mengganti kerugian. Mariza menekankan bahwa kerugian total mencakup vendor lain yang bekerja sama dengan WO Kamuya, termasuk MC dan MUA, sehingga jumlahnya mencapai lebih dari Rp 700 juta. Business penipuan wedding organizer Surabaya