Warga Perumahan di Indramayu Jadi Korban Hipnotis, Modus Jualan Madu Rp 1,1 Juta Cahaya Cinta, March 12, 2026 Pelaku Hipnotis di Indramayu Tipu Warga Perumahan dengan Modus Jual Madu hingga Rp 1,1 Juta Seorang warga menjadi korban dugaan hipnotis setelah seorang pria menawarkan madu dengan harga sangat mahal di Perumahan Bumi Dermayu Indah (BDI) 3, Desa Tambak, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 14.17 WIB. Korban bernama Nani membeli empat boks madu dengan harga mencapai Rp 1,1 juta. Padahal, harga asli madu tersebut jauh lebih murah di pasaran. Kejadian ini langsung menghebohkan warga sekitar setelah korban menyadari dirinya tertipu. Ketua RT 23 RW 04 setempat, Darya, menjelaskan bahwa saat kejadian rumah korban dalam kondisi sepi. Ia mengatakan korban berada sendirian di rumah ketika pelaku datang menawarkan produk tersebut. Menurut Darya, situasi lingkungan yang relatif sepi pada siang hari membuat pelaku leluasa menjalankan aksinya. Pelaku Menekan Korban hingga Membeli Empat Boks Madu dengan Harga Tinggi Darya menjelaskan bahwa pelaku awalnya menawarkan madu dengan harga yang jauh lebih mahal. Namun setelah terjadi proses tawar-menawar, korban akhirnya menyetujui harga Rp 1,1 juta untuk empat boks madu. Pelaku juga memancing ketertarikan korban dengan menjanjikan hadiah berupa etalase jika korban bersedia membeli madu tersebut. Iming-iming itu membuat korban semakin yakin untuk melakukan transaksi. Lebih jauh, korban mengaku pelaku sempat membentak-bentak saat berbicara. Anehnya, meski mendapat perlakuan tersebut, korban tetap mengikuti permintaan pelaku tanpa melakukan penolakan. Korban baru menyadari kejadian tersebut setelah pelaku pergi meninggalkan lokasi. Saat memeriksa harga madu melalui internet, korban mendapati harga asli produk tersebut hanya berkisar Rp 14.000 hingga Rp 17.500 per boks. Perbedaan harga yang sangat jauh membuat korban langsung terkejut dan menyadari dirinya kemungkinan menjadi korban hipnotis. Rekaman CCTV Membantu Warga Mengidentifikasi Ciri-ciri Pelaku Aksi pelaku ternyata sempat terekam kamera pengawas milik warga yang berada tepat di depan rumah korban. Rekaman CCTV tersebut kemudian membantu warga mengetahui ciri-ciri pelaku. Berdasarkan rekaman tersebut, pelaku diketahui merupakan seorang pria yang mengenakan jaket hitam, celana jins, serta kacamata hitam. Ia datang seorang diri menggunakan sepeda motor jenis Yamaha NMax. Setelah mengetahui adanya rekaman tersebut, pengurus RT bersama warga langsung menelusuri kamera pengawas di beberapa rumah lainnya di sekitar lokasi. Langkah itu dilakukan untuk melacak arah pelarian pelaku sekaligus mengantisipasi kemungkinan kejadian serupa terjadi kembali di lingkungan perumahan tersebut. Warga pun kini meningkatkan kewaspadaan dan saling mengingatkan agar tidak mudah percaya terhadap orang asing yang menawarkan barang dengan cara mencurigakan. Business hipnotis jual madu indramayu