Promo “Beli 4 Gratis 1” Berujung Petaka, Calon Jemaah Umrah di Batam Gagal Berangkat Cahaya Cinta, February 2, 2026February 5, 2026 Promo “Beli 4 Gratis 1” Menipu Calon Jemaah Umrah di Batam hingga Gagal Berangkat Korban Melaporkan Dugaan Penipuan Travel Umrah ke Polisi Batam Kota BATAM – Amnah Fitriah Mona mengalami kegagalan berangkat umrah setelah menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan PT ATT di Batam, Kepulauan Riau. Peristiwa ini bermula ketika Mona membeli paket promo “beli 4 gratis 1” yang ditawarkan perusahaan travel tersebut. Akibat kejadian itu, Mona menanggung kerugian hingga Rp 100 juta untuk biaya perjalanan lima orang jemaah. Mona menceritakan bahwa tawaran promo tersebut ia terima melalui pesan siaran WhatsApp pada Juli 2025. Ia tertarik karena mendapatkan rekomendasi dari kerabat yang sebelumnya menggunakan jasa PT ATT dan berhasil berangkat umrah. Testimoni positif dari lingkungan terdekat mendorong Mona dan keluarga mempercayai perusahaan travel tersebut. Travel Menarik Pembayaran ke Rekening Pribadi Pemilik Perusahaan Dalam proses pendaftaran, pihak PT ATT menetapkan biaya Rp 25 juta per orang. Namun, perusahaan meminta Mona mentransfer seluruh pembayaran ke rekening pribadi atas nama Agustina yang disebut sebagai pemilik PT ATT. Pihak travel berdalih rekening perusahaan tidak dapat digunakan untuk transaksi saat itu. Mona mengaku sempat merasa ragu, tetapi ia tetap melakukan transfer pada Desember 2025 karena kepercayaan yang terbangun dari pengalaman kerabat sebelumnya. Setelah pembayaran dilakukan, Mona mulai menemukan kejanggalan dalam pelayanan yang diberikan oleh pihak travel. Fasilitas Umrah Tidak Lengkap dan Janji Terus Berubah Keanehan pertama muncul ketika Mona dan keluarga tidak menerima koper serta seragam umrah. Pihak travel beralasan stok koper habis dan menjanjikan pembagian pada 29 Desember 2025. Hingga tanggal tersebut tiba, janji itu tidak pernah terealisasi. Mona dan keluarga hanya menerima sebagian fasilitas berupa syal berlogo perusahaan travel, mukena, bahan seragam yang harus dijahit sendiri, serta buku panduan umrah. Sementara itu, persiapan lain seperti pakaian ibadah, obat-obatan, dan perlengkapan pribadi mereka lakukan secara mandiri. Dugaan Masalah PT ATT Membuat Keberangkatan Batal Situasi semakin buruk ketika pada Sabtu, 27 Desember 2025, Mona mendapat informasi bahwa PT ATT diduga sedang bermasalah. Sejak saat itu, komunikasi dengan pihak travel tidak lagi berjalan lancar dan rencana keberangkatan umrah pun gagal total. Merasa dirugikan, Mona melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polsek Batam Kota pada Rabu, 28 Januari 2026. Ia berharap laporan itu dapat membuka jalan hukum agar kerugian yang dialaminya bisa diproses sesuai ketentuan dan mencegah korban lain mengalami nasib serupa. Business penipuan umrah Batam