Warga Pamekasan Tertipu Rp 50 Juta akibat Modus Jual Susu MBG di Facebook Cahaya Cinta, February 1, 2026February 5, 2026 Warga Pamekasan Kehilangan Rp 50 Juta Akibat Modus Penjualan Susu MBG di Facebook PAMEKASAN – Seorang warga Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, kehilangan Rp 50 juta setelah tertipu penjualan susu sekolah untuk program Makan Bergizi Gratis melalui Facebook. Pelaku memanfaatkan media sosial untuk menawarkan susu MBG dan meyakinkan korban dengan skenario pengiriman palsu. Korban berinisial ST mengaku bertransaksi dengan seseorang yang dikenalnya melalui akun Facebook. Setelah melakukan komunikasi dan kesepakatan harga, ST mentransfer uang sebesar Rp 50.000.000 sesuai permintaan penjual. Namun, setelah transaksi selesai, nomor penjual langsung tidak dapat dihubungi. Pelaku Meyakinkan Korban dengan Truk Pengiriman Palsu ST menjelaskan keyakinannya muncul karena sebuah truk bermuatan susu MBG benar-benar datang ke depan rumahnya. Ia bahkan sempat mencocokkan barang yang ada di dalam truk dengan foto yang dikirim penjual, dan seluruhnya terlihat sesuai. Namun, susu sekolah sebanyak 500 karton tersebut tidak langsung diturunkan. Pada saat bersamaan, pemilik akun Facebook kembali menghubungi ST dan mendesaknya untuk segera melunasi pembayaran agar barang bisa dibongkar. Karena merasa yakin, ST pun mentransfer sisa pembayaran. Sopir Truk Membawa Pergi Susu Setelah Uang Ditransfer Masalah muncul setelah pelunasan dilakukan. Penjual di Facebook tidak lagi aktif dan tidak dapat dihubungi. Sementara itu, sopir truk menolak menurunkan barang dengan alasan belum menerima konfirmasi pembayaran dari pihak pengirim. Sopir truk akhirnya pergi membawa seluruh muatan susu. ST mengaku tidak mampu mencegah truk tersebut karena tidak memiliki bukti kuat bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan terorganisir. Warga Menyebut Modus Penipuan Susu Mulai Marak Ali Makki, warga Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, mengungkapkan bahwa kasus penipuan jual beli susu MBG mulai marak di wilayah Pamekasan. Ia menyebut modus yang digunakan pelaku hampir selalu sama, yakni menghadirkan truk ke rumah korban tanpa benar-benar menyerahkan barang. Ali juga menyebutkan kasus serupa terjadi di Kecamatan Blumbungan dan beberapa desa lainnya. Dalam setiap kasus, sopir truk dan pemilik rekening yang menerima transfer tidak saling mengenal, sehingga menyulitkan korban melacak pelaku. Foto Produk Sama Menguatkan Dugaan Penipuan Terencana Menurut Ali, pelaku mengirimkan foto produk susu yang sama persis kepada seluruh korban. Hal ini memperkuat dugaan bahwa aksi penipuan tersebut dilakukan secara terencana dan menyasar warga yang tertarik menjadi pemasok susu program Makan Bergizi Gratis. Warga pun diimbau untuk lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi daring, terutama yang melibatkan nominal besar dan mengatasnamakan program pemerintah. Business penipuan susu MBG Pamekasan