Polda DIY Selidiki Dugaan Penipuan Modus Pesanan Fiktif yang Mencatut Nama Polisi Cahaya Cinta, February 1, 2026February 5, 2026 Polda DIY Menyelidiki Dugaan Penipuan Pesanan Fiktif yang Mencatut Nama Polisi YOGYAKARTA – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menyelidiki dugaan penipuan bermodus pesanan fiktif yang menyasar sejumlah usaha katering di Yogyakarta. Pelaku diduga mencatut nama salah satu perwira Polda DIY, AKBP Soegihartono, untuk meyakinkan korban. Informasi mengenai dugaan penipuan tersebut beredar luas di media sosial dan memicu keresahan pelaku usaha katering. Menyikapi hal itu, Polda DIY langsung melakukan langkah penyelidikan guna mengungkap pelaku dan mencegah jatuhnya korban. Polda DIY Mengklarifikasi Pencatutan Nama AKBP Soegihartono AKBP Soegihartono secara terbuka membantah keterlibatannya dalam pemesanan katering yang beredar di media sosial. Ia menegaskan tidak pernah melakukan pemesanan, baik atas nama pribadi maupun mengatasnamakan institusi Polda DIY. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui video resmi yang diunggah akun Instagram Bidang Humas Polda DIY. Dalam pernyataannya, AKBP Soegihartono meminta masyarakat, khususnya pelaku usaha katering, agar lebih waspada terhadap upaya penipuan yang mencatut nama aparat kepolisian. Unggahan Media Sosial Mengungkap Sasaran Penipuan Katering Akun Instagram @merapi_uncover sebelumnya mengunggah informasi mengenai modus pesanan fiktif tersebut. Dalam unggahan itu disebutkan sedikitnya empat usaha katering hampir menjadi korban setelah menerima pesanan dalam jumlah tertentu yang mengatasnamakan AKBP Soegihartono. Unggahan tersebut menyebutkan para pelaku berupaya meyakinkan korban dengan menggunakan identitas pejabat kepolisian agar pesanan segera diproses tanpa kecurigaan. Beruntung, para pemilik katering melakukan konfirmasi sebelum menindaklanjuti pesanan. Ditreskrimsus Polda DIY Menangani Penyelidikan Kasus Kasubbid Penmas Bidhumas Polda DIY, AKBP Verena Sri Wahyuningsih, mengatakan Ditreskrimsus Polda DIY kini menangani penyelidikan kasus tersebut. Laporan resmi telah masuk dan proses pendalaman masih terus berjalan untuk mengidentifikasi pelaku. Verena menjelaskan hingga saat ini belum ada kerugian materiil yang dialami usaha katering. Hal itu terjadi karena pihak katering memilih melakukan konfirmasi kepada pihak yang mereka kenal serta langsung memastikan kebenaran pesanan kepada AKBP Soegihartono. Polda DIY Mengimbau Pelaku Usaha Waspada Modus Serupa Polda DIY mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap pesanan yang mengatasnamakan pejabat atau institusi tertentu. Kepolisian meminta setiap pelaku usaha melakukan verifikasi berlapis sebelum memproses pesanan dalam jumlah besar guna menghindari penipuan serupa. Dengan penyelidikan yang berjalan, Polda DIY berharap pelaku segera terungkap dan kejadian serupa tidak kembali terulang di Yogyakarta. Business penipuan pesanan fiktif Yogyakarta