Akhir Kasus Hukum Influencer Fashion Chiara Ferragni yang Dituduh Menipu Cahaya Cinta, January 17, 2026January 22, 2026 Chiara Ferragni Resmi Bebas dari Tuduhan Penipuan Promosi Produk Amal Pengadilan Milan Mengakhiri Kasus Hukum yang Menjerat Chiara Ferragni Selama Dua Tahun Kasus hukum yang membayangi influencer fashion asal Italia, Chiara Ferragni, akhirnya berakhir. Pengadilan di Milan menyatakan Ferragni tidak bersalah atas tuduhan penipuan terkait promosi produk makanan yang diklaim untuk tujuan amal. Putusan tersebut dibacakan pada Kamis, 15 Januari 2026, sekaligus mengakhiri proses hukum yang berjalan sejak 2023. Jaksa Milan sebelumnya menuduh Chiara Ferragni menyesatkan konsumen melalui promosi kue pandoro edisi terbatas merek Balocco pada periode 2022–2023. Produk tersebut dijual dengan harga lebih tinggi dan dipromosikan seolah sebagian hasil penjualannya disalurkan untuk membantu pembiayaan medis anak-anak. Tuduhan serupa juga muncul dalam penjualan telur Paskah bermerek Ferragni yang dikaitkan dengan yayasan anak autisme, I Bambini delle Fate. Majelis Hakim Menilai Tidak Ada Unsur Pidana dalam Promosi Produk Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan tidak ditemukan unsur pidana dalam tindakan promosi yang dilakukan Ferragni. Dengan pertimbangan tersebut, pengadilan menyatakan Ferragni tidak bersalah dan membebaskannya dari seluruh dakwaan pidana. Keputusan ini sekaligus menggugurkan ancaman hukuman penjara satu tahun delapan bulan yang sebelumnya membayangi dirinya. Usai persidangan, Chiara Ferragni menyampaikan rasa lega kepada awak media. Ia menyebut dua tahun terakhir sebagai masa yang sangat berat dan menegaskan keyakinannya terhadap keadilan hukum di Italia. Chiara Ferragni Tetap Menjalani Sanksi Administratif Meski lolos dari jerat pidana, Chiara Ferragni tetap menerima sanksi administratif. Pada 2023, otoritas persaingan usaha Italia, Autorità Garante della Concorrenza e del Mercato (AGCM), menjatuhkan denda hampir 1,1 juta euro terkait promosi kue pandoro bermerek Ferragni. Setahun kemudian, ia juga sepakat membayar sedikitnya 1,2 juta euro kepada badan amal anak-anak untuk menyelesaikan polemik penjualan telur Paskah. Dalam persidangan sebelumnya, Ferragni menegaskan seluruh kegiatannya dilakukan dengan itikad baik. Kuasa hukumnya, Giuseppe Iannaccone, menegaskan kliennya tidak pernah melakukan tindak pidana dan menilai perkara tersebut sejak awal berada di ranah administratif. Skandal Hukum Berdampak Besar pada Kehidupan Pribadi dan Bisnis Kasus ini menyita perhatian luas publik, mengingat Chiara Ferragni memiliki lebih dari 28 juta pengikut di Instagram. Selama proses hukum berlangsung, popularitasnya menurun, sejumlah kerja sama bisnis terganggu, dan kehidupan pribadinya ikut terdampak. Tekanan publik yang intens bahkan berujung pada berakhirnya pernikahan Ferragni dengan rapper Italia, Fedez. Dengan putusan ini, Chiara Ferragni kini berupaya memulihkan reputasi dan kembali melanjutkan kariernya di industri fashion dan media digital. Business kasus hukum Chiara Ferragni