Dikirimin Emas, Makeup, dan Love Bombing: Storytime Bibi-ku Nyaris Jadi Korban Love Scam Cahaya Cinta, January 8, 2026 Dikirimi Emas dan Love Bombing: Bibi-ku Hampir Jadi Korban Love Scam Jakarta – Love scam atau penipuan asmara digital ternyata tidak hanya ada di film dokumenter. Penulis baru menyadari bahayanya saat bibi sendiri hampir menjadi korban. Modus ini memanfaatkan aplikasi kencan dan memberi kesan romantis yang berlebihan untuk menipu korban. Awal Mula Penipuan Bibi penulis sedang mencoba aplikasi kencan untuk mencari teman ngobrol dan seseorang yang “mengerti dirinya.” Ia berinteraksi dengan seorang pria yang mengaku warga Indonesia, bekerja di luar negeri, single father dengan tiga anak, dan istrinya meninggal. Kesempurnaan cerita pria ini membuat bibi langsung merasa nyaman. Pria tersebut melakukan love bombing secara intens. Setiap hari, ia mengirim voice note panjang, foto rumah, foto anak-anak, dan rencana masa depan. Semua terlihat terlalu sempurna, namun bibi merasa bahagia karena mendapat perhatian penuh. Tanda-tanda Red Flag Bibi mulai mencurigai sesuatu ketika pria itu menolak berbicara dengan keluarga bibi dan berulang kali mengubah alasan untuk bertemu. Ia juga mulai menawarkan hadiah berupa emas puluhan gram, makeup, pakaian, dan uang ratusan dolar. Bibi tersentuh, tetapi ini sebenarnya bagian dari skema penipuan. Hadiah Menjadi Jebakan Kurir mengantarkan paket besar, namun menuntut biaya pajak dan ongkir sebesar Rp 2,5 juta sebelum paket bisa diterima. Saat bibi menghubungi pria tersebut, jawabannya terdengar halus, menyuruh meminjam uang dan menjaga rahasia, jelas ini jebakan. Pelajaran Penting dari Love Scam Love scam memanfaatkan emosi korban melalui perhatian berlebihan, hadiah mahal, dan cerita sedih yang tampak nyata. Penulis menekankan pentingnya selalu skeptis terhadap hadiah dan permintaan uang dari orang yang baru dikenal secara online. Jangan mudah percaya dengan perhatian berlebihan dari orang asing. Verifikasi identitas dan niat pihak lawan bicara. Jangan pernah mentransfer uang atau menerima hadiah mahal sebelum benar-benar yakin. Kasus ini menjadi pengingat bahwa love scam bisa terjadi pada siapa saja, termasuk keluarga dekat. Mengedukasi diri tentang modus-modus penipuan digital dan tetap waspada menjadi langkah penting agar tidak menjadi korban. Business