Eks Pegawai Bank di NTT Tipu Warga Rp 2 Miliar, Duitnya Dipakai Beli Mobil Cahaya Cinta, January 8, 2026 Eks Pegawai Bank di NTT Tipu Nasabah Rp 2 Miliar dan Gunakan Uangnya untuk Beli Mobil Waingapu, NTT – Polres Sumba Timur, Polda NTT menangkap mantan pegawai bank yang menipu seorang warga hingga merugikan Rp 2 miliar. Pelaku mengaku menawarkan program investasi resmi dari bank, namun uang korban digunakan untuk membeli mobil Toyota Innova Reborn. Kapolres Sumba Timur, AKBP Dr. Gede Harimbawa, menjelaskan bahwa kasus ini bermula dari laporan korban berinisial EU pada September 2025. Polisi kemudian menetapkan RAH, mantan pegawai salah satu bank di Kota Waingapu, sebagai tersangka. “Pelaku sudah dijerat Pasal 378 dan 372 KUHP terkait penipuan dan penggelapan,” tegas AKBP Gede Harimbawa, Jumat (5/12/2025). Pelaku Memperdaya Korban Lewat Program Bank Fiktif Penipuan ini bermula pada Desember 2024. Pelaku mendatangi rumah korban dan menawarkan program investasi bernama “Get Reward”. Ia meyakinkan korban bahwa program tersebut resmi dan menjanjikan cashback Rp 120 juta jika korban menyetor dana Rp 2 miliar. Korban percaya dan menyerahkan buku tabungan beserta slip penarikan. Pelaku kemudian mencairkan dana setelah melakukan konfirmasi melalui WhatsApp. Tidak lama setelah itu, pelaku mengirim Rp 120 juta sebagai cashback ke rekening korban untuk memperkuat kepercayaan korban. Fakta Program Investasi Palsu Terungkap Pada Mei 2025, pihak bank melakukan investigasi internal setelah pimpinan bank menemukan transaksi mencurigakan. Bank memastikan bahwa program “Get Reward” tidak pernah ada. Kapolres menjelaskan, “Cashback Rp 120 juta yang diterima korban sebenarnya berasal dari uang korban sendiri. Pelaku menggunakan tipu muslihat ini agar korban semakin yakin dan menyetor lebih banyak dana.” Polisi Tetapkan Tersangka dan Tindak Lanjut Setelah bukti terkumpul, polisi menetapkan RAH sebagai tersangka dan menindaklanjuti kasus ini untuk memulihkan hak korban. Uang korban sebagian digunakan pelaku untuk membeli mobil mewah Toyota Innova Reborn. Kasus ini menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap tawaran investasi yang terdengar terlalu menguntungkan, terutama yang datang secara langsung dari individu tanpa verifikasi resmi dari lembaga keuangan. Business